INDUSTRI MENGAJAR DI BISNIS DARING DAN PEMASARAN SMKN 1 UDANAWU BERSAMA ALFA MIDI

Menurut Wikan Sakarinto Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud seperti yang disampaikan dalam Tribunnews.com dengan judul Dunia Industri Dilibatkan dalam Kurikulum dan Mengajar “Negara-negara maju itu mempunyai karakteristik vokasi yang kuat dan link and match dengan industri, itu menguatkan dan memajukan bangsa mereka serta teknologi mereka. Industri juga sangat berharap bahwa lulusan perguruan tinggi vokasi atau SMK, itu nanti lebih siap kerja. Industri butuh SDM untuk bertumbuh-kembang”. https://www.tribunnews.com/nasional/2020/09/09/dunia-industri-dilibatkan-dalam-kurikulum-dan-mengajar.

Untuk mendukung program pemerintah di atas berkaitan dengan link and match antara industri dengan SMK, maka SMK N 1 Udanawu – Blitar mengimplementasikan program tersebut dengan mendatangkan guru tamu langsung dari industri. Hal ini bertujuan agar peserta didik dalam hal ini kelas XII mendapatkan informasi secara langsung dari pelaku industri. Materi yang diberikan antara lain tentang kompetensi dan basic mentality tentang budaya industri agar peserta didik setelah lulus nantinya benar-benar siap untuk menghadapi dunia kerja.

Industri yang didatangkan untuk Industri Mengajar kali ini adalah PT. Alfa Midi Utama Tbk. Merupakan salah satu Industri Ritel yang jangkauannya sudah meliputi seluruh Indonesia dan memiliki brand yang sudah terkenal di masyarakat. Selain dalam Industri Mengajar harapannya adalah adanya kerja sama yang lebih signifikan lagi diantaranya adalah Sinkronisasi Kurikulum, Perekrutan Karyawan, Magang Guru dan terutama Pembukaan Teaching Factory dan Kelas Industri Alfa Midi.

Inilah Profilnya

Profil PerusahaanPT Midi Utama Indonesia Tbk didirikan pada bulan Juli 2007. Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perseroan antara lain bergerak dalam bidang perdagangan umum termasuk perdagangan toserba/swalayan dan minimarket. Perusahaan berkedudukan di Gedung Alfa Tower, Lantai 12, Kav. 7 – 9, Jl. Jalur Sutera Barat, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143.

Pada awal pendiriannya, PT Midi Utama Indonesia Tbk bernama PT Midimart Utama. Gerai pertamanya menyandang nama Alfamidi terletak di Jalan Garuda, Jakarta Pusat.

Konsep Alfamidi diciptakan untuk menyesuaikan perubahan belanja konsumen dari belanja bulanan menjadi belanja mingguan di toko yang terdekat. Alfamidi dikembangkan dengan konsep supermarket mini yang menempati luas area penjualan antara 200 hingga 400 meter persegi. Keunikan gerai Alfamidi dibandingkan gerai sejenis lainnya adalah Alfamidi menyediakan produk fresh food, daging olahan dan makanan beku yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Pada tahun 2009, Perseroan melakukan pengembangan jenis gerai bernama Alfaexpress. Alfaexpress diperkenalkan sebagai konsep gerai yang menyediakan makanan dan minuman siap saji.

Dinamika bisnis ritel di Indonesia terus mengalami perkembangan seiring dengan pertumbuhan segmen middle market. Oleh karena itu, Perseroan berupaya menyempurnakan konsep gerai Alfamidi dengan membentuk Alfasupermarket pada tahun 2015, sebagai jawaban atas peluang pasar yang masih terbuka luas serta upaya memaksimalkan perolehan laba usaha Perseroan. Alfasupermarket.

didesain dengan konsep supermarket dengan luas area penjualan lebih dari 500 meter persegi. Alfasupermarket hadir dengan gerai yang lebih luas untuk menyesuaikan kebutuhan pelanggan dengan menyediakan assortment yang lengkap didukung dengan strategi marketing yang kompetitif. Pada tahun 2016, untuk memperkuat brand image dan brand awareness merek Alfamidi, Perseroan melakukan rebranding merek Alfasupermarket menjadi Alfamidi super.

Perseroan mengemban visi untuk menjadi jaringan ritel yang menyatu dengan masyarakat, mampu memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan serta memberikan kualitas pelayanan yang terbaik. Karenanya Perseroan berupaya memenuhi kebutuhan dengan memperhatikan kenyamanan pelanggan, gerai Perseroan menyediakan barang-barang kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, tempat belanja yang nyaman, serta lokasi yang mudah dijangkau.

Perseroan juga berupaya berpartisipasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Program-program yang dilakukan merupakan bagian yang tidak terpisahkan misi Perseroan untuk membantu masyarakat sekitar. Selain itu juga merangkul masyarakat dan institusi melalui skema waralaba yang dapat melahirkan wirausaha- wirausaha baru dan membuka lapangan pekerjaan.

Perseroan telah menerima penghargaan dari berbagai institusi yang terpercaya diantaranya: Master Service Award for category of minimarket dari Makassar Research dan Makassar Terkini (2011- 2012), Customer Loyalty Award as Leader of Net Promoter in the minimarket category dari Majalah Swa (2012, 2013, 2015, 2016, dan 2017), Customer Loyalty Award as Good Net Promoter in the convenience store category dari Majalah Swa (2012, 2013, 2015, dan 2017), The Best in Experiential Marketing Award dan The Best in Social Marketing Award dari Majalah Marketing (2013), Social Media Award dari Frontier Consulting Group dan Majalah Marketing (2014-2015).

Saat ini PT Midi Utama Indonesia Tbk merupakan salah satu jaringan ritel yang mudah dijangkau masyarakat luas. Pada akhir 2017 jumlah gerai Perseroan mencapai 1.444 gerai yang terdiri dari 1.396 gerai Alfamidi, 11 gerai Alfamidi super dan 37 gerai Lawson yang tersebar di beberapa pulau Indonesia meliputi pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi. Jaringan gerai tersebut terdiri dari gerai milik sendiri dan dalam bentuk kerjasama waralaba dengan pihak ketiga. Didukung lebih dari 19.000 karyawan, Perseroan melayani jutaan pelanggan di seluruh Indonesia. https://alfamidiku.com/menu-korporasi



Dipublikasi di KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN | Tinggalkan komentar

PENGEMBANGAN RUANG LINGKUP LSP P1 SMKN 1 UDANAWU KOMPETENSI KEAHLIAN BISNIS DARING DAN PEMASARAN

Berdasar Peraturan Badan Nasional Sertifikasi Profesi Nomor: 2/BNSP/III/2014 tentang pedoman pembentukan lembaga sertifikasi profesi. Selanjutnya berdirilah LSP yang dibentuk oleh industri, lembaga pemerintah dan swasta, serta  assosiasi  yang tersebar di wilayah Indonesia. Lisensi diberikan melalui proses akreditasi oleh BNSP yang menyatakan bahwa LSP bersangkutan telah memenuhi syarat untuk melakukan kegiatan sertifikasi profesi sebagai organisasi tingkat nasional yang berkedudukan di wilayah Republik Indonesia.

LSP adalah kepanjangan tangan dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) sebuah badan resmi yang didirikan oleh pemerintah untuk melakukan  pengembangan standar kompetensi dan melaksanakan uji kompetensi profesi. Berdasarkan pembentukannya, LSP dibagi menjadi 4 yaitu:

(1) LSP-P1 untuk industri;

(2) LSP P1 untuk dunia pendidikan;

(3) LSP-P2;

(4) LSP-P3.

LSP-P1 untuk industri adalah LSP yang dibentuk oleh lembaga atau perusahaan/industri untuk kepentingan organisasi/perusahaan itu sendiri dan diberikan kewenangan untuk melakukan uji kompetensi bagi karyawan mereka sendiri.

LSP-P1 Pendidikan adalah LSP yang didirikan oleh lembaga pendidikan dan atau pelatihan dengan tujuan utama melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja terhadap peserta pendidikan/pelatihan berbasis kompetensi dilingkungannya dan /atau sumber daya manusia dari jejaring kerja lembaga induknya, sesuai ruang lingkup yang diberikan oleh BNSP.

LSP-P2 adalah LSP yang dibentuk oleh organisasi/lembaga/perusahaan untuk melakukan uji kompetensi kepada karyawan dari organisasi/lembaga/perusahaan lain, dimana organisasi/lembaga/perusahaan lain tersebut merupakan suplier atau agen yang memasok kebutuhan dari organisasi/perusahaan dimaksud dalam rangka menjamin mutu supply barang atau jasa.

LSP-P3 adalah LSP yang dibentuk oleh lembaga/organisasi/assosiasi tertentu dan diberikan kewenangan oleh BNSP untuk melakukan uji kompetensi kepada karyawan organisasi/lembaga/perusahaan lain untuk kepentingan nasional.

Pada tahun ini 2021 ada beberapa Kompetensi Keahlian yang masa lisensinya sudah habis dan perlu melakukan Relisensi, sedangkan untuk Kompetensi keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) akan mengajukan Lisensi baru atau pengembangan ruang lingkup.

Mengapa BDP baru mengajukan lisensi tahun ini karena ketika tahun 2018 Kompetensi yang lain mengajukan Lisensi Skema Sertifikasi untuk BDP belum keluar selain itu pada waktu itu Asessor sebagai salah satu syarat pengajuan lisensi juga belum punya.

SKEMA SERTIFIKASI KKNI LEVEL II PADA KOMPETENSI KEAHLIAN BISNIS DARING DAN PEMASARAN

  • LATAR BELAKANG
    Berubahnya perekonomian internasional yang ditandai oleh liberalisasi perdagangan internasional dan menguatnya globalisasi ekonomi telah membawa perubahan dalam konsep keunggulan bersaing suatu bangsa. Hal ini terbukti dengan memungkinkan terjadinya aliran faktor produksi seperti tenaga kerja dan modal, atau pemanfaatan keunggulan faktor sumber daya bawaan (endowment factor) oleh Negara lain melalui global firms, multi national corporation. Daya saing suatu bangsa tidak lagi tergantung pada kekayaan sumber daya alam dan tenaga kerja yang murah, akan tetapi semakin tergantung pada pengetahuan yang dimiliki dan dikuasai oleh suatu bangsa. Sumber daya manusia yang mendapat pengakuan secara global (global recoqnized) oleh penyelenggara sertifikasi terakreditasi adalah menjadi target pengembangan sumber daya manusia yang harus dicanangkan.
    Bagi pelaksana pendidikan atau pelatihan menjadi satu keharusan dalam penyusunan kurikulum dan pelaksanaan proses pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi, demikian juga bagi Industri pengguna, telah menentukan standar kompetensi profesi semua calon karyawan yang akan dipekerjakan di perusahaan mereka. Sehingga penentuan secara bersama di antara industri, asosiasi profesi, institusi pendidikan, lembaga pelatihan, departemen terkait, tentang penyusunan standar kompetensi menjadi satu keharusan yang tidak bisa ditunda lagi.
    Dengan skema sertifikasi yang mengacu langsung pada SKKNI ini diharapkan dapat
    memberi manfaat langsung para pemangku kepentingan.
    1.1 Bagi Industri
    1.1.1 Membantu industri meyakinkan kepada kliennya bahwa produk/jasanya telah dibuat
    oleh tenaga-tenaga yang kompeten.
    1.1.2 Membantu industri dalam rekruitmen dan mengembangkan tenaga berbasis
    kompetensi guna meningkatkan efisensi pengembangan SDM khususnya dan
    efisiensi nasional pada umumnya.
    1.1.3 Membantu industri dalam sistem pengembangan karir dan remunerasi tenaga
    berbasis kompetensi dan meningkatkan produktivitas.
    1.2 Bagi Tenaga Kerja
    1.2.1 Membantu tenaga profesi meyakinkan kepada organisasi/industri/kliennya bahwa
    dirinya kompeten dalam bekerja atau menghasilkan jasa dan meningkatkan percaya
    diri tenaga profesi.
    1.2.2 Membantu tenaga profesi dalam merencanakan karirnya dan mengukur tingkat
    pencapaian kompetensi dalam proses belajar di lembaga formal maupun secara
    mandiri.
    1.2.3 Membantu tenaga profesi dalam memenuhi persyaratan regulasi.
    1.2.4 Membantu pengakuan kompetensi lintas sektor dan lintas negara.
    1.2.5 Membantu tenaga profesi dalam promosi profesinya dipasar tenaga kerja.
    1.3Bagi Lembaga Pendidikan dan juga Pelatihan.
    1.3.1 Membantu memastikan link and match antara kompetensi lulusan dengan tuntutan
    kompetensi dunia industri.
    1.3.2 Membantu memastikan tercapainya efisiensi dalam pengembangan program diklat

1.3.3 Membantu memastikan pencapain hasil diklat yang tinggi.
1.3.4 Membantu Lemdiklat dalam sistem asesmen baik formatif, sumatif maupun holistik
yang dapat memastikan dan memelihara kompetensi

  1. RUANG LINGKUP SKEMA SERTIFIKASI
    2.2 Ruang Lingkup : Bisnis Daring dan Pemasaran
    2.3 Lingkup penggunaan sertifikat: pada perusahaan, instansi, lembaga atau organisasi yang
    memiliki divisi atau berkaitan dengan bisnis daring dan pemasaran.
  2. TUJUAN SERTIFIKASI
    3.1. Memastikan kompetensi kerja KKNI Level II kompetensi keahlian Bisnis Daring dan
    Pemasaran,
    3.2. Sebagai acuan dalam melaksanakan asesmen oleh LSP SMK dan asesor kompetensi.
    4 ACUAN NORMATIF
    4.1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
    4.2 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
    Nasional.
    4.3 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2004 tentang Badan Nasional
    Sertifikasi Profesi.
    4.4 Peraturan Presiden Nomor 112 tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar
    Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.
    4.5 Instrusi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah
    Menengah Kejuruan dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya
    Manusia Indonesia.
    4.6 Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2016 tentang
    Sistem Standarisasi Kompetensi Kerja Nasional
    4.7 Peraturan Menteri Ketenaga Kerjaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2016 Tentang
    Tata Cara Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia.
    4.8 Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 316 Tahun 2011 tentang
    Penetapan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Sektor Perdagangan Bidang
    Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Untuk Jabatan Kerja Pelaksana Perdagangan
    Ritel Koperasi.
    4.9 Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor KEP.316/MEN/XII/2011
    tentang Penetapan Rancangan SKKNI Sektor Perdagangan Bidang Koperasi UKM untuk
    Jabatan Kerja Pelaksana Perdagangan Ritel Koperasi menjadi Standar Kompetens Kerja
    Nasional Indonesia
    4.10 Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 389 Tahun 2013 Tentang
    Penetapan SKKNI Kategori Jasa Profesional Ilmiah dan Teknis Golongan Pokok Kegiatan
    Kantor Pusat dan Konsultan Manajemen. Golongan Konsultasi, Manajemen Sub Golongan
    Konsultasi Manajemen Area Kerja Pemasaran.
    4.11 Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 396 Tahun
    2014 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Jasa
Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

CONTOH -CONTOH PEMBELAJARAAN DARING SEDERHANA

Karena situasi yang gawat sebab penyebaran Virus yang berasal dari China COVID- 19, akibatnya hampir seluruh lembaga pendidikan segala jenis dan tingkatan meliburkan peserta didiknya untuk belajar di Rumah menggunakan pembelajaran sistem Daring.

Guru sebagai dari bagian dari proses pembelajaran ternyata perannya tidak semata-mata bisa digantikan oleh teknologi secanggih apapun jua. Pembelajaran daring tetap membutuhkan guru, walaupun diakui kemampuan guru untuk menyiapkan pembelajaran Daring tidaklah merata ada yang sangat menguasai dan sampai tidak tahu sama sekali. Disamping itu kemampuan mengakses peserta didik pun tidak lah sama, banyak kendala yang dihadapinya antara lain kemapuan finansial untuk membeli pulsa / akses internet, kondisi geografis yang memang tidak memungkinkandan banyak faktor yang lain.

Maka perlu dibuat terobosan atau cara agar guru mudah menyiapkan bahan pembelajarannya, dan peserta didik mudah mengakses dan mengkomunikasikanya. Banyak platform pembelajaran Daring dari yang gratis sampai yang berbayar mahal, dari yang canggih sampai yang sangat sederhana Contohnya Quiper, Edmodo, Webex, Google Classroom dan sebagainya.

Bagi guru seperti saya tentu pilihannya tidak lah mudah karena harapannya adalah pembelajaran yang mudah disiapkan, tapi bisa dilakukan secara efektif dan efisien. Setelah ditimbang-timbang ternyata jatuhnya adalah menggunakan WA, walaupun ini bukan salah satu platform pembelajaran, tapi ternyata setelah dilakukan menurut saya inilah pilihan yang tepat, efektif dan efisien. Dan sangat mungkin pembaca meiliki pilihan lain yang juga cocok untuk dilakukan.

Dibawah ini contoh Screen shots pembelajaran yang saya lakukan menggunakan WA :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dipublikasi di KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN | Tinggalkan komentar

Bedah Kisi-kisi Ujian Nasional Teori Kejuruan Kompetensi Keahlian Bisnis Daring Dan Pemasaran Tahun 2020

Sebentar lagi Ujian Nasional akan berlangsung tepatnya mulai hari Senin, 16 Maret 2020 sampai dengan Kamis, 19 Maret 2020. Mari kita persiapkan untuk menghadapinya Yaaa. Bagi yang Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran bisa melihat paparan sebagai berikut :

Sebelumnya kita akan lihat dulu kisi-kisi untuk Mata Pelajaran C4 Produktif terlebih dahulu :

Ternyata banyak lho, untuk mempersingkat waktu kita akan bahas dulu untuk Materi Penataan Produk terlebih dahulu :

Biasanya yang disebut FIXTURE itu adalah sarana atau media untuk mengatur barang dagangan. Untuk setiap jenis toko retail bahkan setiap departement dalam sebuah toko memiliki perbedaan dalam jenis dan kualitas fixture yang digunakan.

FIXTURE TOKO PRODUK FASHION, sarana atau media untuk mengatur barang dagangan jenis fixture terdiri atas T- Stand ganda dan T- Stand tunggal.

1.    T-Stand : media untuk menggantung hanger berbentuk seperti huruf T

2.    Gawangan : media untuk menggantung hanger berbentuk seperti gawangan yang biasanya terdapat dalam sebuah toko atau tempat penjualan

3.    Hanger : alat untuk menggantung produk

4.    Dress making : hanger khusus dibuat untuk memajang stelan

5.    Swastika : T-Stand ganda yang mempunyai empat arah

6.    Showcase : lemari kaca,fitrin

7.    Hambalan : rak yang disusun untuk menyimpan pakaian lipat / kayu yang letaknya dibawah sebagai dasar peralatan display

8.    Wagon : kotak (box) sebagai media display secara acak dan camuran dari beberapa jenis merchandise (untuk barang-barang obral)

9.    Table Presentation : meja untuk menata contoh produk

10.       Manaquine : Patung seluruh badan (Full Body )

11.  Torso : patung setengah badan yang digunakan untuk mendisplay produk fashion

12.  Plat Form : body display berbentuk pipih (biasanya terbuat dari plastik) yang biasanya digunakan untuk mendisplay sepatu dan dompet

13.  Water Fall : besi untuk menggantung hanger yang arahnya menurun (biasanya menempel pada back wall)/alat untuk menggantung pakaian yang berbentuk seperti braket yang mempunyai sekat-sekat untuk menggantungkannya

14.  Back Wall : dinding yang dapat digunakan untuk memajang barang

15.  Fitting Room : kamar pas/sebuah tempat atau ruangan yang disediakan oleh sebuah toko atau tempat penjualan dan diperuntukan untuk mencoba pakaian yang ingin atau akan dibelinya

16.  Bracket : media untuk memasang hambalan/sebuah alat penyangga televisi plat,yang biasanya dipasang didinding,pilar(tiang),dan Dak (langit-langit)

17.  Single Hook : media untuk menggantung produk seperti dasi,topi,ikat pinggang ,dll

Visual Presentation dan Medianya dalam Penataan Produk Fashion

 a.   Show window atau window display, yaitu suatu ruangan yang berfungsi sebagai media display atau pemajangan sebagai besar barang-barang yang ada ditoko.

b.    Center point, dilihat dari fungsinya sama dengan window, hanya lokasinya berada didalam toko dan dimanfaatkan sebagai media untuk memvisualisasikan barang yang mewakili setiap departemen tertentu.

c.    Stage display,yaitu media visualisasi barang disetiap bagian dalam departemen tertentu.

d.    Vocal point, yaitu media yang dipaki untuk memvisualisasikan setiap produk dimasing-masing bagian.

e.    Wall display, yaitu dinding yang difungsikan sebagai vocal dengan varisai penggunaan media ram display, body display

Fixture pada Supermarket

1.    Cold Room Chiller adalah suatu ruangan yang mcmpunyai suhu dingin untuk penyimpanan daging,  sayur dan buah.

2.    Show Case Chiller adalah tempati pendisplayan yang mempunyai pengaturan suhu dingin untuk mendisplay daging,  sayur, dan buah.

3.    Mesin Wrapping, adalah mesin untuk mengepak daging, sayur ataupun buah clengan plastik.

4.    Mesin Ice Plate, adalah mesin untuk pembuatan es batu kecil-kecil.

5.    Mesin Potong Daging, adalah mesin untuk memotong daging sapi dengan ukuran tertentu

6.    Mesin Giling Daging, adalah mesin untuk menggiling daging agar daging berukuran bulat  panjang atau seperti daging cerca yang padat.

7.    Timbangan Digital adalah timbangan elektrikyang memberikan report berat beban lebih akurat (timbangan digital untuk daging dan buah).

8.    Pisau, adalah alat untuk rnemotong daging ikan atau daging sapi dalam ukuran tertentu.

9.    Asahan Pisau, adalah alat untuk mengasah agar pisau tajam dan dapat berfungsi dengan baik.

10. Jaring Ikan, adalah alat untuk menangkap ikan di akuarium.

11. Pompa Air, adalah alat untuk gelembung udara. 

12. Chiller; adalah rak panjang yang dingin dan bcrfungsi untuk menaruh buah-buahan atau minuman.

13. COC (Ceck  Out Cuonter), adalah rak yang diletakkan di dekat kassa  dan berfungsi untuk mcnaruh barang-barang yang berukuran kecil.

14. Acrylic, adalah kotak yang diletakkan di atas kassa dan berfungsi untuk menaruh rokok.

15. Gondola, yaitu peralatan display yang terdiri atas shelving  atau rak pajang secara utuh.

16. Frozen island yaitu sarana pajang untuk produk beku, seperti ice cream, chicken nagged, sayuran dan sebagainya.

17. Wagon, adalah boks besar untuk menyimpan produk yang sedang promo  atau diskon.

18. Single Hook berupa gantungan, biasanya untuk pemajangan produk yang bobotnya ringan

19. Hambalan, yaitu kayu yang letaknya di bawah sebagai dasar untuk  peralatan display.

20. End Gondola, yaitu gondola akhir yang paling. ujung, pada swalayan tertentu end gondola dapat disewakan.

21. SKU keterangan yang menunjukkan nama produk, harga, nomor,  PLU produk. SKU adalah nomor/kode setiap item barang apabila di scan dengan rnenggunakan mesin BHT (infra merah) kodenya akan ter-input dan tersinkronisasi denganmesin up-load maka akan tercetak price card  item barang tersebut yang berufungsi  staf administrasi. Kalau di kasir akan tercetak struk pembeiian.

22. Bay, yaitu susunan pemajangan produk di rak satu baris ke bawah.

23. Tier, yaitu barisan pemajangan produk ke belakang, pemajangan satu rak biasanya terdiri atas beberapa tier.

24. Face, yaitu pemajangan produk tampak muka harus menghadap ke depan,  Jangan terbalik, miring, dan sebagainya.

25. POP (Point of  Purchase), yaitu keterangan mengenai nama produk, harga ataupun sarana bantu promosi penjualan jadi POP untuk mempertegas   barang yang mengikuti promosi item-item barang tertentu. Berbeda   dengan ”Price card”, setia item -baran harus ada Price card, belum tentu ada POP. A

26. Floor Display yaitu pemajangan pada lantai.

27.  COC (Check Out Counter), yaitu pemajangan produk yang menempel   di depan kassa dan berfungsi untuk menaruh barang-barang kecil.

28.  P L U (Price Look  Unit), yaitu nonlot identitas barang yang berfungsi  untuk pencatatan komputerisasi.

29.  Piramid  yaitu hambalan yang terdiri atas dua tingkat untuk pemajangan floor display.

30. Encape, rak yang di samping gondola.

31.  Skyline, batas dari pemajangan barang dari gondola yang paling barang tersebut harus rata

32.  Clip Strip, adalah pajangan barang dari setiap  dua rak gondola yang  digantung.

33.  One Finger, penempatan barang pada bibir shelving  gondola. 34.       Two Finger, adalah batas paling atas penempatan suatu barang di bawah  plafon rak (jangan menyentuh).

Dipublikasi di EVALUASI DAN PENILAIAN | Tinggalkan komentar

SMKN 1 UDANAWU BLITAR MENUJU EMPAT BESAR LKS KE 28 PROVINSI JAWA TIMUR BIDANG LOMBA MARKETING TAHUN 2020 DI TULUNGAGUNG

INFORMASI LOMBA

MATA LOMBA MARKETING (PENJUALAN)

 I.     Pendahuluan

Di era revolusi industri 4.0, SDM Indonesia harus mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu cara menyiapkan SDM yang berkualitas adalah dengan meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan. Pemerintah Indonesia perlu meningkatkan kompetensi lulusan di segala bidang melalui peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Pendidikan perlu dikembangkan setara dengan luar negeri dalam arti agar lulusan yang dihasilkan menjadi tenaga kerja yang mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar negeri.

Penyelenggaraan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia ditujukan untuk penguasaan pengetahuan dan ketrampilan khusus yang memungkinkan lulusan siap bekerja atau berwirausaha. Pada era AFTA dan MEA sekarang, kompetensi kejuruan yang dimiliki siswa disetiap bidang diharapkan mampu menghadapi persaingan di pasar Asean. Untuk itu dalam rangka mendukung peningkatan kualitas lulusan SMK maka  perlu peningkatan kualitas proses belajar mengajar serta perlu diadakan kompetisi rutin yang memungkinkan SMK-SMK pada bidang yang sama dapat saling berlomba untuk menunjukkan keunggulannya.

Penyelenggaraan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang Marketing di tingkat propinsi di Jawa Timur tahun 2019 direncanakan akan diadakan di kota Sidoarjo. LKS Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang Marketing ini dilaksanakan dalam upaya  meningkatkan kompetensi siswa di bidang Marketing serta menjadi salah satu program pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

II.      Tujuan

  1. Mendorong dan merangsang sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan KBM di sekolah sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja di Dunia Usaha dan Industri, sehingga mutu lulusannya dapat diterima oleh dunia kerja.
  2. Untuk mengukur dan memantau kualitas dan kemampuan siswa SMK baik negeri maupun swasta se Jawa Timur berdasarkan tolok ukur kompetensi kinerja di dunia usaha dan industri sebagai acuan uji kompetensi Program Keahlian Penjualan.
  3. Mempromosikan kompetensi siswa kepada dunia usaha/industri sebagai calon pengguna tenaga kerja.
  4. Mendorong dan merangsang sekolah untuk mengembangkan sikap kewirausahaan (entrepreneurship) bagi para siswa sehingga bisa menjadi calon wirausaha yang tangguh.
  5. Memberikan kesempatan dan motivasi siswa berkompetensi secara positif, untuk menumbuhkan kebanggaan pada bidang keahlian yang ditekuninya, sekolah maupun daerahnya.

III.     Peserta

Peserta adalah siswa SMK negeri maupun swasta yang masuk dalam propinsi Jawa Timur dengan syarat:

  1. Tercatat sebagai siswa SMK negeri atau swasta program keahlian Marketing / Penjualan di Jawa Timur pada tahun 2020.
  2. Setiap SMK diwakili oleh 1 (satu) orang peserta.

IV Materi Lomba

A. Lingkup Lomba

Jenis kegiatan yang dilombakan adalah meliputi :

  1. Tes Praktek Komputer

Adalah tes ketrampilan mengoperasikan komputer menggunakan program Ms Power Point, Ms Word, Corel Draw atau MS Publisher dengan rincian sebagai berikut :

  1. Pembuatan materi promosi menggunakan handphone baik berupa foto/video. Hasilnya akan diupload pada media social yang dipilih dalam strategi marketing online. Waktu pembuatan materi promosi 15 menit. Minimal 2 foto dan 1 video. Hasilnya langsung diupload ke wa juri.
    1. Pembuatan strategi Marketing menggunakan Program Ms Power Point. Hasilnya disimpan di dalam flash disk yang sebelumnya sudah diserahkan kepada Panitia.

Catatan: Dilarang memasukkan nama sekolah, Flash disk hanya berisi screenshot promosi produk lewat media sosial dan gambar produk.

Isi dari powerpoint strategi marketing meliputi penjelasan tentang produk dan harga, target konsumen, segmen pasar, dan strategi marketing.

a. Produk    : diskripsi produk, keunggulan produk, merk, ukuran/ kemasan. Untuk produk makanan atau minuman perlu dijelaskan komposisinya dan nilai gizi/manfaat.

b. Harga      : harga jual/unit,

c. Target konsumen : target konsumen secara demografi dan psikografi (life style)

d. Segmen pasar: pasar yang dituju didasarkan pada strategi marketing yang dipilih.

e. Strategi marketing: minimal tiga strategi marketing online dan off line yang dipilih

  • Pembuatan brosur dibuat dengan Ms words/ MS Publisher/ Corel Draw dengan desain yang mengandalkan kreativitas dengan ketentuan ukuran A4 dilipat 3, dicetak berwarna pada kertas A4
    • Waktu pembuatan materi promosi 15 menit
    • Waktu pembuatan powerpoint strategi marketing 60 menit
    • Waktu penyelesaian pembuatan brosur 75 menit

2. Tes Pengoperasian Mesin Bisnis (price labeller, Cash Register, Scanner, Timbangan Digital dan EDC).

Adalah tes ketrampilan terpadu dengan materi penguasaan operasionalisasi price labeller, mesin Cash Register, Scanner, timbangan digital dan EDC. Rincian sebagai berikut:

  1. waktu untuk penyelesaian kegiatan maksimal 5 menit/peserta
  2. penilaian berdasarkan pelayanan dan hasil akhir nominal yang dibayar konsumen

3. Tes Presentasi (maksimal 10 menit)

Adalah tes kemampuan untuk mempresentasikan strategi marketing yang sudah dibuat sebelumnya pada powerpoint  (boleh disampaikan dalam bahasa Inggris).  dengan penilaian meliputi:

  1. Content: kelengkapan Isi powerpoint yang sudah dibuat pada saat tes komputer.
  2. Teknik presentasi: cara penyampaian, penggunaan bahasa yang baik dan benar serta sikap.
  3. Cara mengupload materi promosi ke satu media sosial berdasarkan strategi marketing online yang dipilih
  4. Tanya jawab: kemampuan menjawab pertanyaan dari juri.

4. Tes Praktek Penjualan / Display

Adalah tes praktek penjualan langsung dalam bentuk display dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Hasil pembuatan brosur sebagai media promosi akan diserahkan dewan juri pada saat tes praktek penjualan.
  2. Dekorasi disiapkan oleh tim sekolah pada hari H-1
  3. Penataan barang dilakukan oleh peserta pada hari H
  4. Waktu penataan barang oleh peserta adalah 60 menit
  5. Pelaksanaan kegiatan penilaian peserta dengan waktu 90 menit.
  6. Penilaian pada tes praktek penjualan meliputi
    1. Penilaian untuk dekorasi
    1. Penilaian untuk penataan/Display barang
    1. Penilaian untuk perilaku layanan penjualan
    1. Penilaian untuk penampilan

B.   Skor dan Bobot Penilaian

Skor maksimal dan bobot :

  1. Tes Praktek Komputer (skor maksimal 100,

bobot 25%)…………………………………………………………….             N1

  • Tes Pengoperasian Mesin Bisnis

(skor maksimal 100, bobot 20%)………………………………      N2

  • Tes Presentasi (skor maksimal 100, bobot 25%) ….……..       N3
  • Tes Praktik Penjualan/display (skor maksimal 100,

 bobot 30%)…………………………………………………………….. N4

  • Perhitungan Nilai Akhir:

              Nilai Tes N1 s/d N4           =   . Skor Perolehan X   Bobot

              Nilai Akhir                           =    ∑ (Nilai N1…N4)

C.   Aspek-aspek Penilaian

1. Aspek yang dinilai untuk Tes Komputer

  NO.  ASPEK YANG DINILAISKOR HASIL AKHIRJUMLAH SKOR AKHIR
1Content  brosur40 
2Desain brosur40 
3Materi  promosi20 
 JUMLAH SKOR 100

2. Aspek yang dinilai untuk Tes Praktik Peralatan Transaksi / Mesin-mesin Bisnis (Price labeller, Cash Register, Timbangan Digital dan Mesin EDC)  adalah :


  NO.
  ASPEK YANG DINILAISKOR HASIL AKHIR  JUMLAH SKOR
1Ketrampilan25 
2Ketepatan Hasil Akhir Perhitungan75 
 JUMLAH SKOR 100

3. Aspek yang dinilai untuk Tes Presentasi adalah: Pengetahuan,

         Keterampilan dan Sikap meliputi:

No.KeteranganSKOR HASIL AKHIRJUMLAH SKOR
1Content dan tampilan powerpoint30 
2Teknik presentasi40 
3Cara upload15 
4Ketepatan jawaban atas pertanyaan15 
  JUMLAH SKOR 100

4.: Aspek yang dinilai untuk Tes Praktek Penjualan dan Display Barang adalah :

  NO.  ASPEK YANG DINILAISKOR HASIL AKHIRJUMLAH SKOR
1.Dekorasi  
 kesesuaian dengan produk10 
 keindahan10 
 SKOR 20
2.Display barang  
 penataan barang20 
 kreativitas20 
 SKOR 40
3.Perilaku layanan Penjualan  
 Komunikasi30 
 SKOR 30
4.Penampilan  
 Kerapihan dan keserasian1010
 JUMLAH SKOR 100

IV.       Tim Penguji

Tim juri terdiri dari Akademisi dan praktisi bisnis.

V.      Kriteria Pemenang Lomba

NIlai peserta akan diranking mulai dari nilai akhir tertinggi sampai nilai terendah. Apabila ada peserta yang memiliki nilai akhir yang sama maka akan diadakan tes wawancara oleh setiap juri. Tiga ranking teratas akan menjadi juara I, II, dan III.

VI.    Panitia Lomba

Panitia lomba adalah sejumlah petugas sebagai teknisi untuk peralatan penyediaan bahan serta keperluan lomba lainnya yang telah ditetapkan.

VII.     Tempat Lomba

Tempat lomba untuk bidang lomba marketing/penjualan dilaksanakan di Sidoarjo.

VIII.    Tata Tertib Lomba

Pembimbing diharapkan :

  1. Mendampingi peserta pada saat ‘technical meeting’.
  2. Mengisi daftar hadir yang disediakan Panitia.
  3. Menjaga ketertiban dan ketenangan dalam pelaksanaan lomba.
  4. Membantu peserta yang dibimbingnya apabila terjadi gangguan kesehatan.
  5. Tidak membantu peserta pada saat lomba berlangsung.

Peserta diharapkan :

1. Semua peserta diharapkan mengikuti pelatihan pengoperasian mesin cash register sehari sebelum pelaksanaan lomba.

2.  Peserta harus hadir pada saat ‘technical meeting’.

3.  Peserta harus sudah hadir 15 menit sebelum test dimulai.

4. Wajib mengisi daftar hadir pada saat setiap jenis lomba yang diadakan.

5.  Tahapan lomba  adalah sebagai berikut:

Hari pertama: Tes Praktek Komputer, Tes Presentasi.

Hari kedua    : Tes Pengoperasian Mesin Bisnis (price labeller, cash register, scanner, timbangan digital dan EDC) serta Tes Praktek Penjualan/display

6. Berpakaian rapi, diharapkan hanya memakai identitas nomor peserta dari panitia.

a. Memakai pakaian kerja pada hari pertama

b. Memakai pakaian batik pada hari kedua (tes praktek penjualan)

7. Tidak diperbolehkan membawa buku/catatan/HP/kalkulator di ruang lomba.

8.   Perlengkapan yang harus dibawa oleh peserta :

a. Pena/Ballpoint hitam, (disarankan lebih dari satu)

b. Penggaris,

c. Name Tag Nomor Peserta Lomba

9.  Nomor Urut Peserta ditentukan oleh juri dalam bentuk undian

10. Untuk unjuk kerja presentasi, setiap peserta DIWAJIBKAN MEMBAWA SAMPEL PRODUKke dalam ruang presentasi

11. Lomba Unjuk Kerja Praktek Penjualan dan penataan dekorasi dilakukan oleh tim sekolah, sedangkan display barang dilakukan sendiri oleh siswa peserta lomba.

12. Mematuhi tata tertib yang telah ditentukan oleh panitia atau juri.

Apabila melanggar, maka akan dikenakan sanksi dan dicatat. Apabila sanksi yang dikenakan sudah tercatat 3 (tiga) kali, maka yang bersangkutan diumumkan untuk TIDAK DIPERKENANKAN  mengikuti mata lomba selanjutnya (di – diskualifikasi)

IX.          Waktu Pelaksanaan Lomba

  Hari : H -1    09.00 – 12.00     13.00 – 15.00  – PELATIHAN PENGOPERASIAN MESIN BISNIS OLEH PANITIA LOKAL KEPADA PESERTA   – TECHNICAL MEETING  
  Hari : H 1    08.00 – 09.30   09.45 – 10.45     10.45 – 12.00   12.00 – 13.00   13.00 – 16.30  – Pembuatan materi promosi   – PEMBUATAN POWERPOINT STRATEGI MARKETING   – PEMBUATAN BROSUR   –  ISHOMA   – TES PRESENTASI  
  Hari: H 2  08.00 – 10.00       10.15 – 11.15   11.15 – 12.15   12.15 – 15.15  – TES PENGOPERASIAN MESIN BISNIS (PRICE LABELLER, CASH REGISTER, SCANNER, TIMBANGAN DIGITAL dan EDC).    – PENATAAN PRODUK DISPLAY   – ISHOMA   – PENILAIAN STAND DAN TES PRAKTEK PENJUALAN  

X.        Pendaftaran

Jadwal pendaftaran dan pelaksanaan lomba akan diumumkan oleh panitia

XI.       Penutup

Trade Merk nya
Jadwalnya
Ada Resep yang tidak diperlihatkan yaitu Ikhlas, Cinta dan Kasih Sayang
Pedas dan Manisnya PASSSSSS
Pembimbing : VENNY RIDAWATI, S.Pd. Peserta : Novita Rahmawati
Seperti kembar identik
Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

KISI-KISI DAN KUNCI SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL KELAS XII “PENATAAN PRODUK”

KISI-KISI PENULISAN SOAL  UJIAN SUMATIF SEMESTER  GANJIL

SMKN 1 UDANAWU

TAHUN PELAJARAN 2019/2020

 

 

SEKOLAH                              :  SMK NEGERI 1 UDANAWU 

ALOKASI WAKTU              :  90

MATA PELAJARAN            :  PENATAAN PRODUK                                                                          

JUMLAH                                              : A. Pilihan Ganda                                                                                       : 25

KELAS / SEMESTER      : XII /  GANJIL                                                                                                                                                              B. Essey                                                                                                          : 5

 

NO STANDAR KOMPETENSI/ KOMPETENSI DASAR JML SOAL INDIKATOR URAIAN MATERI BOBOT SKOR BENTUK SOAL NO SOAL
1 3.12   Menerapkan prosedur perawatan secara berkala produk drink, food, fresh dan kosmetik di supermarket, fashion dan sport

4.12   Melakukan perawatan produk secara berkala produk drink, food, fresh dan kosmetik di supermarket, fashion dan sport

2 Menjelaskan perawatan produk Pemeliharaan dan perawatan produk   2 Multiple Choice 1-2
5 Melaksanakan perawatan berkala pada produk Perawatan produk supermarket, fashion dan fresh   2 Multiple Choice 3-5
Perawatan produk di Departement Fresh   10 Essay 1-2
2 3.13   Menerapkan pengaturan tempat kerja, menjaga kebersihan  area kerja produk drink, food, fresh dan kosmetik di supermarket, fashion dan sport

4.13   Menata tempat kerja, menjaga area kebersihankerja, produk drink, food, fresh dan kosmetik di supermarket, fashion dan sport

  Menjelaskan tempat / lingkungan kerja Lingkungan dan area kerja di perusahaan Ritel   2 Multiple Choice 6-12
  Menguraikan cara menjaga kebersihan tempat kerja Bahan pembersih untuk menjaga kebersihan area kerja   2 Multiple Choice 15
Melakukan daily cleaner   10 Essay 3
  Menerapkan penataan dan menjaga kebersihan tempat kerja Menerapkan penataan dan menjaga kebersihan tempat kerja   2 Multiple Choice 13-15
3 3.14   Menganalisis stock floor  sesuai SOP, produk drink, food, fresh dan kosmetik di supermarket, fashion dan sport

4.14   Membuat laporan  stock floor  sesuai SOP produk food, fresh dan kosmetik di supermarket, fashion dan sport

  Menjelaskan ruang lingkup stock floor Menjelaskan jenis  dan fungsi persediaan   2 Multiple Choice 16-22
  Menghitung stock floor Menghitung stock opname   10 Essay 4
  Melaksanakan proses penerimaan barang dagangan Melakukan proses penerimaan barang   2 Multiple Choice 23-25
  Melaksanakan proses penerimaan barang dagangan Membuat berkas pengiriman Delivery Order   10 Essay 5

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KUNCI JAWABAN  DAN PEDOMAN PENSKORAN

 UJIAN SUMATIF SEMESTER  GANJIL

SMKN 1 UDANAWU

TAHUN PELAJARAN 2019/2020

 

 

MATA PELAJARAN                :  MENATA BARANG DAGANGAN

SEMESTER / KELAS               : XII /  GANJIL

ALOKASI WAKTU                  : 60

JUMLAH                                     : A. Pilihan Ganda  : 25

  1. Essei : 5
  2. Kunci jawaban pilihan ganda

 

 

  1. C
  2. B
  3. E
  4. C
  5. E
  6. A
  7. C
  8. B
  9. A
  10. C
  11. B
  12. C
  13. E
  14. D
  15. E
  16. A
  17. C
  18. E
  19. D
  20. A
  21. E
  22. B
  23. C
  24. E
  25. B

 

 

  1. Kunci jawaban Essay
  2. Perawatan buah-buahan ;
  3. Semua peralatan display dan produce serta ruang persiapan harus selalu bersih dan tidak bau.
  4. Semua peralatan yang slesai digunakan dibersihkan kemabali dan diletakkan di temapat semula.
  5. Dalam penyimpanan stock harus memperhatikan arus perputaran barang (FIFO), ketahanan penyimpanan, suhu dn mencantumkan tanggal penerimaan pada dus/peti
  6. Membuat produk olahan dan special price dengan memanfaatkan produk yang sudah tidak layak pajang tetapi masih layak makan.
  7. Mencatat pemusnahan dan perubahan bentuk.
  8. PH 0 adalah pengemballian harga menjadi 0 dimana produk yang sudah tidak layak dimusnahkan atau dirubah bentuknya ketika barang masih layak makan.

Pada departement Fresh dan Produce barang memiliki karakteristik khusus mudah rusak sehingga perlu penanganan yang lebih khusus dan waktu expired sangat cepat.

NO KODE BARANG RINCIAN BARANG SAT HARGA  POKOK SATUAN HARGA JUAL SATUAN PERSEDIAAN AWAL PENJUALAN PERSEDIAAN AKHIR  % STOCK HARGA POKOK PENJUALAN Profit
JML NILAI JML NILAI JML NILAI NILAI %
1 AA201 Tango Wafer Vanila Pak Rp2.700 Rp3.500 22 Rp59.400 20 Rp70.000 2 Rp5.400 10 Rp54.000 Rp16.000 23
2 AA202 Hello Panda Cokies Box Rp18.000 Rp21.000 53 Rp954.000 34 Rp714.000 19 Rp342.000 56 Rp612.000 Rp102.000 14
3 AA203 Biskuit Roma pak Rp1.200 Rp1.500 25 Rp30.000 23 Rp34.500 2 Rp2.400 9 Rp27.600 Rp6.900 20

 

  1. Pedoman Penskoran.

Soal Pilihan ganda :

Setiap butir soal BENAR                : Skor 2

Sedangkan butir soal SALAH         : Skor 0

Nilai = Jumlah Jawaban Soal BENAR dikalikan  Nilai Maksimal : 50

Soal Essay :

Setiap butir soal BENAR                : Skor 10

Sedangkan butir soal SALAH         : Skor 0

Semua butir Soal dijumlahkan Nilai Maksimal : 50

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL KELAS XII BDP “PENATAAN PRODUK”

SOAL UJIAN SUMATIF SEMESTER GANJIL

TAHUN PELAJARAN 2019/2020

 

Hari, tanggal               :

Mata Diklat                   :  Penataan Produk (PK 3)

Kelas/ Program            :  XII (Duabelas) / Pemasaran

Waktu                             :  90 ‘

 

A. Pilihlah jawaban yang paling tepat !

1.    Aktivitas pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan secara periodik atau dalam jangka waktu tertentu disebut …

A.  preventif

B.    rutin

C.    periodic

D.  korektif

E.    berjalan

2.    Untuk melakukan penstockan barang di Supermarket menggunakan metode …

A.  lifo

B.    fifo

C.    periodic

D.  perpectual

E.    riil

3.    Supaya tampilan produk fashion selalu rapi dan tidak  kusut ketika di pajang di hanger dan T hang pramuniaga dapat menggunakan alat …

A.  sikat halus

B.    fashion dryer

C.    setlika uap

D.  setlika

E.    garment steamer

4.    Untuk menjaga kesegaran sayuran pada waktu tertentu dapat disemprot atau direndam pada …

A.  air panas

B.    air cuka

C.    air es

D.  air jeruk nipis

E.    air hangat

5.    Berikut produk daging di departemen fresh yang tidak boleh dicuci dengan air …

A.  udang

B.    ikan

C.    ayam

D.  bebek

E.    sapi

6.    Kehidupan sosial, psikologi, dan fisik dalam perusahaan yang berpengaruh terhadap pekerja dalam melaksanakan tugasnya disebut …

A.   lingkungan kerja

B.    lingkungan

C.    lingkungan sosial

D.   tempat tinggal

E.    habitat

7.    Semua keadaan berbentuk fisik yang terdapat di sekitar tempat kerja yang dapat mempengaruhi pegawai baik secara langsung maupun tidak langsung disebut …

A.   lingkungan

B.    lingkungan kerja

C.    lingkungan kerja fisik

D.   lingkungan kerja non fisik

E.    lingkungan perantara

8.    Meja, kursi dan perabot lain pada area kerja termasuk bagian lingkungan …

A.   lingkungan kerja

B.    lingkungan kerja langsung

C.    lingkungan kerja fisik

D.   lingkungan kerja non fisik

E.    lingkungan perantara

9.    Bunga/tumbuhan yang menurut penelitian paling tepat diletakkan di area perkantoran karena dapat mengurangi polusi dan menghasilkan oksigen adalah …

A.   lidah mertua

B.    kamboja

C.    aglaonema

D.   bougenvil

E.    gelombang cinta

10.  Area kerja di toko dimana pengunjung atau konsumen dapat menitipkan barang pribadi sehingga memudahkan ketika belanja disebut …

A.   kassa

B.    back office

C.    deposit

D.   gudang

E.    fitting room

11.  Area di dalam toko dimana konsumen menyelesaikan proses belanja dengan melakukan pembayaran dan pengambilan barang belanja adalah …

A.   kasir

B.    kassa

C.    kassur

D.   teller

E.    deposit

12.   Toko fashion barang yang dijual merupakan barang Shopping sehingga konsumen selalu membandingkan dan mencoba barang yang hendak dibeli, untuk mencoba barang tersebut maka toko perlu menyediakan …

A.   profit

B.   fitting

C.   fitting room

D.   aprropriatenes

E.   keliman

13. Melakukan/menjaga kebersihan yang dilakukan setiap hari terutama dilakukan pada Counter Fresh dan Frozen merupakan bagian dari …

A.   prepare

B.    proses

C.    clear up

D.   general cleaning

E.    daily cleaning

14. Mengelap/membersihkan produk, peralatan dan alat pendukung lainnya disebut dengan …

A.   mopping

B.    cleaning

C.    brushing

D.   dusting

E.    clearing

15.  Bahan pembersih yang digunakan pada ruang display, ruang produksi dan ruang penyimpanan secara rutin setiap hari menggunakan …

A.   karbol

B.    pengharum ruangan

C.    detergen

D.   disinfektan

E.    detergen dan disinfektan

16.  Persediaan yang dilakukan untuk mengantisipasi unsur ketidakpastian permintaan dan penyediaan disebut …

A.   safety stock

B.    stockout

C.    lead tome

D.   transit stock

E.    stabilization stock

17.  Lamanya waktu antara mulai dilakukanya pemesanan bahan-bahan sampai dengan kedatangan bahan-bahan yang dispesan tersbut dan diterima di gudang persedian disebut …

A.   safety stock

B.    stockout

C.    lead tome

D.   transit stock

E.    stabilization stock

18.  Persediaan yang dilakukan untuk menghadapi fluktuasi permintaan yang sudah dapat diperkirakan sebelumnya …

A.   safety stock

B.    stockout

C.    lead tome

D.   transit stock

E.    stabilization stock

19.  Persediaan yang masih dalam pengiriman disebut …

A.   safety stock

B.    stockout

C.    lead tome

D.   transit stock

E.    stabilization stock

20.  Persediaan yang masih berada dalam transportasi disebut …

A.   work – in process stock

B.    external transit stock

C.    lead time

D.   transit stock

E.    stabilization stock

21.  Persediaan barang-barang yang telah selesai diproses atau diolah dalam pabrik dan siap dijual atau dikirim kepada pelanggan adalah …

A.   raw market

B.    purchased part

C.    suplies

D.   work in process

E.    finished goods

22.  Penyimpanan persediaan dalam jumlah besar dengan pertimbangan adanya diskon atas pembelian bahan, diskon atas kualitas untuk dipergunakan dalam proses konversi, serta didukung kapasitas gudang yang memadai, merupakan fungsi dari …

A.   decoupling

B.    economic size

C.    antisipasi

D.   holding cost

E.    carrying cost

23. Pada pengiriman barang/penerimaan barang, dokumen yang berisi rincian data-data barang beserta dan harga total yang harus dibayar oleh konsumen adalah …

A.   packing list

B.   shipping instruction

C.   invoice / faktur

D.   sertifikat fumigasi

E.   airway bill

24.   Dalam penerimaan barang dagangan, satu satuan barang bagasi atau barang kiriman dari distribution center dan suplier adalah …

A.   kilo

B.   kwintal

C.   netto

D.   brutto

E.   koli

25.   Pada waktu penerimaan barang dagangaan perlu dicek kembali antara kondisi barang dagangan dengan …

1. invoice

2. NPWP

3. delivery order

4. surat penawaran

5. laporan stock opname

A.   1, 2, dan 3 benar

B.   1 dan 3 benar

C.   2 dan 4 benar

D.   5 benar

E.   semua benar

 

B. Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas !

 

1.        Jelaskan 5 hal yang dilakukan dalam perawatan produk buah-buahan!

2.        Mengapa dalam penganan dan perawatan produk fresh ada kegiatan PH 0?

3.        Sebutkan 5 hal yang dilakukan pada daily cleaner di counter tempat kalian PKL!

4.        Isilah tabel stock opname yang kosong sebagai berikut !

5. Dari Soal di atas buatlah Surat Jalan / Delivery Order, dari CV. Bintang Agung, Jl. Merdeka 20 Blitar. Pada lembar yang telah disediakan !

 

Selamat mengerjakan !!!

 

Dipublikasi di EVALUASI DAN PENILAIAN | Tinggalkan komentar

Soal Ujian Akhir Semester Ganjil Tahun 2019/2020 Penataan Produk Kelas XI SMK

ULANGAN AKHIR SEMESTER  –  SEMESTER  GANJIL  2019/2020

Mata Pelajaran : PENATAAN PRODUK (KK 1)
Guru Pelajaran : RUDY SETIAWAN
Kelas : XI
Hari / Tanggal :  
Waktu :  
1. Penataan barang dagangan di tempat tertentu dan dengan cara tertentu yang dilakukan oleh suatu perusahaan dengan tujuan akhirnya adalah…
a. barang dagangan aman
b. memudahkan pengawasan
c. barang dagangan dibeli konsumen
d. barang dagangan terlihat menarik
e. memudahkan ketika dibersihkan
JWB C
2. Istilah penataan barang dagangan juga bisa disebut  dengan  … 1. display 2. visual merchandissing 3. silent salesman 4. advertising. Diantara jawaban di atas yang benar adalah …]
a. 1, 2 dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4 saja
e. semua benar
JWB A
3. Konsep AIDA dalam penataan produk (display) merupakan ….
a. metode display
b. pengertian display
c. bagian display
d. tujuan display
e. standar display
JWB D
4. Huruf A yang  terakhir dalam Konsep AIDA mempunyai arti…
a. attention
b. aligment
c. kegiatan membeli
d. ketertarikan
e. ketertarikan
JWB C
5. Segala sesuatu yang meliputi cara berpikir, kebiasaan atau kecenderungan psikologis konsumen yang  mempengaruhi perilaku mereka saat berbelanja dan berada di dalam toko disebut …
a. logika konsumen
b. customer shopping
c. customer display
d. kebiasaan konsumen
e. customer relations
JWB A
6. Di luar negeri toko / super market mendisplay barang kebutuhan pokok seperti susu, juice dan minuman lain dalam kemasan yang besar hal ini menyesuaikan kebiasan belanja konsumen dalam hal …
a. waktu.
b. pendapatan
c. tempat
d. gengsi
e. jenis toko
JWB A
7. Dalam menata barang dagangan  pengelompokan barang menurut jenis dan spesifikasinya disebut …
a. merchandissing
b. grouping
c. display
d. klasifikasi
e. signage
JWB B
8. Setelah mengelompokan barang menurut jenis dan spesifikasinya, untuk menyesuaikan dengan logika konsumen maka barang ditata secara …
a. benar
b. acak
c. indah  
d. rapi
e. runtut / urut
JWB E
9. Dalam menata barang dagangan yang menyesuaikan logika konsumen maka kemungkinan yang paling dekat dengan pasta gigi adalah …
a. sirup
b. biskuit
c. tissue
d. pembersih lantai
e. cairan pembersih mulut
JWB E
10. Level pandangan mata konsumen (costumers eye level) saat berada di depan rak/fixtures display, tingginya berkisar …
a. pinggul sampai dada
b. pinggang sampai kepala
c. pinggang sampai dada
d. pinggul sampai kepala
e. pinggul sampai mata
JWB C
11. Barang yang ditata pada rak maupun fixtures yang berada dalam jangkauan level pandangan mata konsumen (costumers eye level)  adalah barang …
a. termurah
b. terlaris
c. termahal
d. terbaru
e. terkenal
JWB B
12. Yang dimaksud dengan keamanan dalam syarat penataan display yang baik yaitu kemanan bagi …
a. konsumen
b. produsen
c. konsumen dan produsen
d. konsumen dan penjual
e. produsen dan penjual
JWB D
13. Perhatikan contoh berikut :       
1. berbagai jenis ukuran dan warna dalam satu baris ke belakang 2. barang fast moving di costumers eye level       
3. barang yang berat di bagian bawah shelving       
4. susu kaleng di bagian teratas shelving dan ditumpuk Dari contoh di atas yang tidak sesuai dengan syarat penataan barang yang baik adalah …
a. 1 dan 2
b. 1, 2 dan 3
c. 2 dan 3
d. 2 dan 4
e. 1 dan 4
JWB C
14. Secara umum penataan barang dagangan / display dibagi menjadi ….
a. window interior dan eksterior display
b. Close interior, open interior, architectural display, dealer display  dan store sign & decoration
c. eksterior dan solary display
d. interior dan eksterior display
e. window, interior, solary dan eksterior display
JWB E
15. Dorongan seketika untuk membeli barang yang dipajang dalam toko disebut dengan …
a. window buying
b. interest buying
c. atention buying
d. impulse buying
e. action buying
JWB D
16. Menarik minat konsumen yang lewat di depan toko sekaligus menjaga keamanan barang dagangan yang dipajang merupakan tujuan …
a. window  display
b. merchandise display
c. open interior display
d. interior display
e. eksterior display
JWB A
17. Window  display sering digunakan oleh pedagang  untuk mendisplay barang …
a. supermarket
b. fresh
c. fashion
d. subtitusi
e. convinience
JWB C
18. Barang dagangan dapat dijual dengan cepat, mudah mengadakan perubahan susunan pajangan bilamana sewaktu waktu diperlukan dan alat yang dipakai sederhana, merupakan kebaikan dari…
a. window  display
b. merchandise display  
c. open interior display
d. interior display
e. eksterior display
JWB C
19. Contoh open interior display yang hanya menggunakan lantai toko sebagai tempat dan barang ditata menyerupai pulau disebut dengan …
a. windows display merchandise display
b. windows display
c. floor display
d. island display
e. solary display
JWB D
20. Sebuah toko yang menggunakan konsep SWALAYAN (melayani diri sendiri) display yang paling cocok menggunakan …
a. window  display
b. open interior display
c. merchandise display
d. interior display
e. eksterior display
JWB B
21. Pada jenis display Closed Interior Display untuk menjembatani interaksi antara barang dagangan dan konsumen diperlukan seorang …
a. merchandisser
b. kasir
c. pramuniaga
d. kepala toko
e. manajer penjualan
JWB C
22. Penataan barang (display) seperti gambar di bawah ini merupakan …..                   
a. window  display
b. architectural display   
c. open interior display
d. close interior display
e. eksterior display
JWB D
23. Perhatikan contoh berikut : Toko obat / apotik Toko meubel Toko perhiasan Toko buku
Diantara toko di atas yang umumnya menggunakan close interior display adalah …
a. 1, 2 dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. semua benar
e. semua salah
JWB B
24. Penataan barang dagangan dengan memperlihatkan penggunaan barang dagangan secara realistis misalnya barang dikamar tamu, ruang tidur maupun kamar mandi disebut ….
a. window  display
b. open interior display
c. architectural display
d. close interior display
e. eksterior display
JWB C
25. Contoh pendisplayan seperti gambar di samping merupakan contoh display …              

a.
window  display
b. eksterior display
c. open interior display
d. close interior display
e. architectural display
JWB E
26. Suasana dan hiasan-hiasan display yang diciptakan dan umumnya digunakan dalam acara acara khusus ,seperti pada hari raya, natal dan menyambut tahun baru …
a. decoration
b. display decoration
c. buying information
d. buying sign
e. store sign       
JWB A
27. Simbul, tanda, poster, lambang, gambar, dan semboyan yang diletakkan diatas meja atau digantung dalam ruangan toko, dan digunakan untuk memberi arah kepada calon pembeli pada barang dagangan dan memberi informasinya mengenai kegunaan barang tersebut disebut …
a. decoration
b. display decoration
c. buying information
d. buying sign
e. store sign       
JWB E
28. Pada  Dealer Display semua informasi mengenai produk yang dijual berasal dan harus sesuai dengan yang diberikan oleh …
a. pemilik toko
b. pramuniaga
c. pemerintah
d. produsen
e. kepala toko
JWB D
29. Perhatikan contoh toko di bawah ini :       
1. Toko perlengkapan bayi       
2. Toko sepeda motor.       
3. Toko kebutuhan sehari-hari / mini market       
4. Toko mobil
Dari contoh di atas yang menggunakan dealer display adalah nomor …
a. 1, 2 dan
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. semua benar
e. semua salah
JWB C
30. Pemajangan barang dagangan yang biasa digunakan untuk promosi barang, pengenalan produk baru, penjualan istimewa seperti cuci gudang, discount dan sejenisnya yang bersifat tidak menetap yang cocok adalah …
a. window  display
b. architectural display   
c. open interior display
d. close interior display
e. eksterior display
JWB E
31. CV. Bathok Antique diminta Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah untuk pameran ditingkat Provinsi Jawa Timur, di JFX Internasional, maka jenis display yang paling cocok dipakai adalah …
a. window  display
b. architectural display   
c. eksterior display
d. close interior display
e. open interior display
JWB C
32. Penggunaan manequin maupun torso sebagai titik perhatian pada toko fashion merupakan bentuk display …
a. eksterior
b. open interior
c. solary
d. dealer
e. merchandise
JWB C
33. Sekumpulan atribut fisik yang nyata(tangibel dan tidak nyata(intangibel) didalamnya sudah tercakup warna, harga, kemasan prestise pabrik, dan pelayanan yang mungkin diterima konsumen sehingga konsumen merasa puas disebut ….
a. produk
b. produk inti
c. produk berwujud
d. produk tambahan
e. produk normal
JWB A
34. Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminta, dicari, dibeli,digunakan/dikonsumsi pasar sebagai pemenuh kebutuhan/keinginan pasar yang bersangkutan merupakan pengertian produk menurut…
a. Philip Kotler
b. Fandy Tjiptono
c. Swastha 
d. Irawan
e. Stanton
JWB B
35. Pengertian dari atribut produk  adalah…
a. unsur-unsur produk yang dipandang penting oleh konsumen dan dijadikan dasar pengambilan keputusan pembelian
b. sekumpulan produk di dalam kelas produk yang berhubungan erat
c. kebutuhan inti/ dasar yang membentuk product family
d. item-item dalam suatu lini produk yang memiliki bentuk tertentu dari sekian banyak kemungkinan bentuk produk
e. suatu unit khusus dalam suatu merek atau lini produk yang dapat dibedakan berdasarkan ukuran, harga, penampilan, atau atribut lainnya
JWB A
36. Nama, istilah, tanda, simbol/lambang, desain, warna, gerak atau kombinasi atribut-atribut produk lainnya yang diharapkan dapat memberikan  identitas dan diferensiasi terhadap produk pesaing disebut  …
a. merek
b. kemasan
c. label
d. jaminan
e. ekuitas
JWB A
37. Mobil merek MERCEDES dipersepsikan sebagai kinerja tinggi, keamanan maksimal, prestise tinggi merupakan makna makna yang disampaikan merek berupa …
a. nilai-nilai
b. manfaat
c. atribut
d. kepribadian
e. pemakai
JWB A
38. Nama merek yang diberikan pada produk atau dicantumkan pada kemasan adalah…
a. descriptive label
b. grade label
c. label
d. brand label
e. labelling 
JWB D
39. Merek dapat digunakan untuk memperkenalkan produk baru  dalam kategori yang sama atau berbeda merupakan elemen merek …
a. dapat diingat
b. berarti
c. dapat disukai
d. dapat ditransfer
e. dapat dilindungi
JWB D
40. Proses yang berkaitan dengan perancangan dan pembuatan wadah (container) atau pembungkus (wrapper) untuk suatu produk disebut …
a. labelling
b. pengemasan
c. harga
d. merek
e. quantity 
JWB B
41. Air mineral  seperti aqua diberi kemasan berwarna biru muda untuk memberikan persepsi bahwa produknya segar dan sehat hal ini menunjukkan bahwa kemasan memberikan manfaat …
a. komunikasi
b. konseptual
c. perseptual
d. fungsional
e. labelling
JWB C
42. Pada kemasan produk desainnya dirancang untuk memudahkan disusun, ditangani dan dihitung merupakan tujuan kemasan  dalam hal …
a. pelindung
b. pemakaian ulang
c. promosi
d. distribusi
e. informasi
JWB D
43. Bagian dari suatu produk yang menyampaikan informasi mengenai produk dan penjual adalah …
a. merek
b. kemasan
c. label
d. jaminan
e. ekuitas
JWB C
44. Label yang memberikan informasi obyektif mengenai penggunaan, konstruksi/pembuatan, perawatan / perhatian dan kinerja produk, serta karakteristik-karakteristik lainnya yang berhubungan dengan produk disebut …
a. descriptive label
b. grade label
c. label
d. brand label
e. labelling 
JWB A
45. Sebuah kardus keramik tertulis KUALITAS : KW 1, label ini termasuk …
a. descriptive label
b. grade label
c. label
d. brand label
e. labelling 
JWB B
46. Wujud layanan pelengkap berupa pemberian saran, auditing, konseling pribadi, dan konsultasi manajemen/teknis termasuk jenis …
a. informasi
b. konsultasi
c. order taking
d. hospitality
e. care taking
JWB B
47. Layanan sebuah klinik kesehatan berupa sambutan, food and beverages, toilet dan kamar kecil, perlengkapan kamar mandi, fasilitas menunggu (majalah, hiburan, koran, ruang tunggu), transportasi, dan sekuriti merupkan contoh jenis layanan …
a. informasi
b. konsultasi
c. order taking
d. hospitality
e. care taking
JWB D
48. Sebuah bank mempunyai fasilitas SMS Banking yang memberikan laporan rekening periodik, faktur untuk transaksi individual, laporan verbal mengenai jumlah rekening, mesin yang memperlihatkan jumlah rekening, dan self-billing merupakan layananan pelengkap yang disebut …
a. informasi
b. konsultasi
c. billing
d. hospitality
e. exceptions
JWB C
49. Janji yang merupakan kewajiban produsen atas produknya kepada konsumen, di mana para konsumen akan diberi ganti rugi bila produk ternyata tidak bisa berfungsi sebagaimana yang diharapkan atau dijanjikan  merupakan …
a. merek
b. kemasan
c. label
d. jaminan
e. layanan  pelengkap
JWB D
50. Kartu jaminan yang diberikan oleh produsen  ketika kita membeli produk baru disebut  …
a. kartu garansi  
b. kartu member
c. kartu kredit
d. kartu debet
e. kartu magnetik
JWB A
Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Ulangan Harian Penataan Produk XII BDP KD. 11, 12 dan 13

A. Pilihlah jawaban yang paling tepat dan benar !

1.   Proses pembaharuan/pemanfaatan/pengembangan dengan menciptakan hal baru yang berbeda dengan sebelumnya disebut …

      A. invention

      B. discovery

      C. inovasi

      D. ide-ide inovasi

      E. syarat inovasi

2.   Orang yang melakukan inovasi disebut …

      A. invention

      B. discovery

      C.  inovasi

      D.  inovator

      E.  syarat inovasi

3.   Proses munculnya suatu hal baru dari kombinasi hal-hal lama yang telah ada disebut …

      A. invention

      B. discovery

      C.  inovasi

      D. inovator

      E. syarat inovasi

4.   penemuan hal baru, baik berupa alat ataupun gagasan disebut …

      A.  invention

      B. discovery

      C.  inovasi

      D. inovator

      E. syarat inovasi

5.   Dalam inovasi produk tujuan yang tidak mungkin dicapai adalah …

      A. menghemat biaya produksi

      B. menghemat biaya operasional

      C. menghemat biaya tak terduga

      D.  memperbanyak jumlah produksi

      E.  meningkatkan kualitas produk

6.   Inovasi dalam penataan poduk promo di supermarket dengan cara menggantung/memajang  produk pada tiap 3 gondola, disebut …

      A.  wing stage

      B.  end gondola

      C.  clip strip

      D.  dancing up

      E. floor gondola

7. Pada penatan produk fashion memajang produk dilakukan secara berlapis dengan memberikan tambahan berupa outer disebut …

      A. buyer

      B.  sliper

      C.  layer

      D.  hanger

      E.  dryer

8.   Display yang ditempatkn pada posisi yang strategis mudah dijangkau banyak dilalui pengunjung dengan harapan orang yang lewat tergerak untuk membeli adalah …

      A. floor display

      B. verical display

      C.  merchandise mix display

      D.  impulse buying product display

      E.  wall display

9.   Memajang  buku di lantai yang dibentuk menjadi berbagai jenis bentuk dan kadang-kadang menyerupai pulau adalah …. 

      A.  Architectural display

      B.  Island display

      C.  dealer display

      D.  solary display

      E.   windows display

10.   Memajang produk fresh dapat dilakukan dengan cara inovasi sebagai gambar disamping.

      Alat pemajangan berupa rak yang penampangnya miring yang dapat digunakan adalah …

      A.  frezzer

      B.  table

      C.  showcase chiller

      D.  showcase chiler

      E.   bin

11. Pekerjaan perawatan yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan atau cara perawatan yang direncanakan untuk pencegahan disebut …

          A.  preventif

          B.  rutin

          C.  periodic

          D.  korektif

          E.  berjalan

12. Aktivitas pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan secara periodik atau dalam jangka waktu tertentu disebut …

          A.  preventif

          B.  rutin

          C.  periodic

          D.  korektif

          E.  berjalan

13.    Pekerjaan perawatan yang dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kondisi fasilitas/peralatan sehingga mencapai standar yang dapat diterima disebut …

          A.  preventif

          B.  rutin

          C.  periodic

          D.  korektif

          E.  berjalan

14. Pekerjaan perawatan dilakukan ketika fasilitas atau peralatan dalam keadaan bekerja disebut …

          A.  preventif

          B.  rutin

          C.  periodic

          D.  korektif

          E.  berjalan

15.    Perawatan dilakukan dengan menggunakan alat-alat canggih adalah …

          A.  preventif

          B.  rutin

          C.  periodic

          D.  korektif

          E.  berjalan

16.    Untuk melakukan penstockan barang di Supermarket menggunakan metode …

          A.  lifo

          B.  fifo

          C.  periodic

          D.  perpectual

          E.  riil

17.  Supaya tampilan produk fashion selalu rapi dan tidak kusut ketika di pajang di hanger dan T hang dapat menggunakan alat …

          A.  sikat halus

          B.  fashion dryer

          C.  setlikaupa

          D.  setlika

          E.  garment steamer

18.    Gambar simbol perawatan produk fashion di samping menunjukkan …                 

oo

          A. pencucian kering

          B. pengelantangan

          C. pengeringan

          D. penyetrikaan

          E. pencucian

19. Untuk menjaga kesegaran sayuran pada waktu tertentu dapat disemprot atau direndam pada …

          A.  air panas

          B.  air cuka

          C.  air es

          D.  air jeruk nipis

          E.  air hangat

20. Berikut produk daging di departemen fresh yang tidak boleh dicuci dengan air …

          A.  udang

          B.  ikang

          C.  ayam

          D.  bebek

          E.  sapi

B. Jawablah dengan singkat dan benar !

21.    Sebutkan 2 lingkungan kerja fisik sebutkan masing-masing 3 contoh …

22.    Berilah 5 contoh akibat lingkungan kerja yang buruk …

23.    Uraikan langkah-langkah dalam membersihkan area kerja di tempat kalian melakukan PKL (sebut kan departemen dan counternya)!

24.    Berilah contoh keuntungan jika area kerja terta dengan baik bersih dan rapi !

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

PRAKTEK PENATAAN PRODUK MATERI INOVASI PENATAAN PRODUK KELAS XII BDP 1 SMKN 1UDANAWU BLITAR

Kelompok 6 : Melipat Celana Dalam dengan Cepat dan Praktis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dipublikasi di KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN | Tinggalkan komentar