RPP MENATA BARANG DAGANGAN TOPIK PENGERTIAN DAN JENIS DISPLAY

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

 

Nama Sekolah               :    SMK  Negeri 1 Udanawu Blitar

Mata Pelajaran              :    Penataan Barang Dagangan / Menata Produk (PK 3)

Program Keahlian         :    Pemasaran

Kelas/Semester             :    XI / Ganjil

Materi Pokok                :    Pengertian dan Jenis-jenis Display

Pertemuan ke                ­:    1 s.d 8

Alokasi Waktu              :    24 x 45 menit

 

  1. Kompetensi Inti
  2. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
  3. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktifdan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
  4. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
  5. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

 

  1. Kompetensi Dasar.

1.1    Memahami nilai-nilai keimanan dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya

1.2    Mendeskripsikan kebesaran Tuhan yang menciptakan berbagai sumber energi di alam

1.3    Mengamalkan nilai-nilai keimanan sesuai dengan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari

2.1    Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari .

2.2    Menghargai kerja individu dan kelompok sebagai wujud implementasi dalam melaksanakan Penataan Barang

3.1    Mendeskripsikan pengertian dan macam penataan produk.

4.1    Mengelompokaan bentuk-bentuk penataan produk

 

  1. Indikator Pencapaian Kompetensi
  • Mendiskripsikan pengertian penataan barang dagangan.
  • Mendiskripsikan jenis-jenis penataan produk
  • Mengelompokaan bentuk-bentuk penataan produk.
  • Melakukan penataan barang dagangan sesuai dengan jenis-jenis display.

 

  1. Tujuan Pembelajaran :

Seteleh melakukan kegiatan Mengamati, Menanya, Mengumpulkan Informasi, Mengasosiasi dan Mengkomunikasikan :

  • Siswa mampu menyebutkan pengertian pengertian penataan barang dagangan (display).
  • Siswa mampu menyebutkan berbagai macam istilah penataan barang dagangan.
  • Siswa mampu menjelaskan pentingnya pentaan barang dagangan dalam mencapai tujuan pemasaran.
  • Siswa mampu menyebutkan jenis-jenis penataan barang dagangan.
  • Siswa mampu mendeskripsikan pengertian jenis-jenis display.
  • Siswa mampu menyebutkan fungsi jenis-jenis display.
  • Siswa mampu menunjukkan contoh jenis-jenis display
  • Siswa mampu menyebutkan kebaikan dan keburukan jenis-jenis display.

Psikomotor

Dengan menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis proyek :

  • Siswa mampu mengelompokaan bentuk-bentuk penataan produk.
  • Siswa mampu melakukan penataan barang dagangan sesuai dengan jenis-jenis display.
  • Menyebutkan pengertian pengertian penataan barang dagangan (display).
  • Menyebutkan berbagai macam istilah penataan barang dagangan.
  • Menjelaskan pentingnya penataan barang dagangan dalam mencapai tujuan pemasaran.
  • Menyebutkan jenis-jenis penataan barang dagangan.
  • Mendeskripsikan pengertian jenis-jenis display.
  • Menyebutkan fungsi jenis-jenis display.
  • Menunjukkan contoh jenis-jenis display
  • Menyebutkan kebaikan dan keburukan jenis-jenis display.

 

  1. Materi Pokok :
  2. Pengertian display dari beberapa sumber.
  3. Jenis-jenis display.
  4. Pengertian jenis-jenis display
  5. Fungsi jenis-jenis display.
  6. Kebaikan dan keburukan jenis-jenis display

 

  1. Metode Pembelajaran

       Pendekatan      :    Scientific

Model              :    Discovery dan Project Based Learning

Metode            :     Diskusi kelompok

Presentasi

Demonstrasi

Penugasan

 

  1. Langkah-langkah Pembelajaran :

       Pertemuan 1dan 2

No  

Kegiatan Pembelajaran

Waktu
1 Pendahuluan

a.   Orientasi

1.   Membuka pelajaran dengan salam secaran komunikatif.

2.   Memeriksa kehadiran siswa secara komunikatif, disiplin dan tanggung jawab.

b.    Apersepsi

1.      Guru memberikan umpan kepada siswa-siwanya tentang  penatan barang dagangan di toko modern dan tradisonal dengan contoh gambar sehingga dapat menarik minat dan kreatifitas dari siswa.

2.      Guru juga menjabarkan tujuan pembelajaran kepada siswa secara tanggung jawab.

c. Motivasi

1.  Memperhatikan minat siswa secara toleransi dan demokratis.

2.  Menumbuhkan sikap berani siswa dalam menyampaikan pendapat.

3.  Menimbulkan rasa ingin tahu siswa terhadap materi yang disampaikan.

2 Kegiatan Inti

Mengamati :

·         Siswa mengamati secara seksama video pentaan barang dagangan dari http://www.youtube.com/watch?v=jnm6PBQ7wZs kemudian membandingkan dengan gambar dibawah ini:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Menanya :

·     Peserta didik didorong untuk bertanya hal-hal yang sekiranya terkait dengan gambar yang ditayangkan.

·     Peserta didik mendiskusikan dengan teman sebangku mengenai ruang lingkup penataan barang dagangan

·     Peserta didik diberikan pertanyaan seputar pengertian dan pentingnya penataan barang dagangan sehingga timbul lebih banyak pertanyaan yang diajukan.

 

Mengumpulkan informasi

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan mengenai pengertian penataan barang dagangan dan pentingnya penataan barang dagangan

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan guru, keterangan dalam presentasi dan contoh-contoh gambar mengenai jenis-jenis, tujuan, karakteristik dan kebaikan/keburukan  display

 

Mengasosiasi

·        Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil, masing-masing terdiri atas 5 orang

·        Peserta didik dalam kelompok diminta mendiskusikan pendapat Setiap kelompok mendapatkan tugas melakukan eksplorasi/ mengumpulkan informasi dan mengasosiasi melalui diskusi kelompok, mengenai jenis-jenis display.

 

Mengomunikasikan

·        Presentasi hasil diskusi masing-masing kelompok dalam rangka mengomunikasikan hasil karya kelompok. Pada saat kelompok tertentu melakukan presentasi, kelompok yang lain dapat bertanya, demikian sampai masing-masing mendapat giliran.

3 Penutup

a.   Melakukan tanya jawab tentang materi yang disampaikan secara bersahabat dan komunikatif.

b.  Menyimpulkan materi yang disampaikan secara komunikatif.

c.   Memberikan tugas kepada para siswa dengan toleransi, disiplin dan tanggung jawab.

d.  Menyampaikan salam penutup secara komunikatif.

     

Pertemuan 3

No  

Kegiatan Pembelajaran

Waktu
1 Pendahuluan

a.   Orientasi

1.   Membuka pelajaran dengan salam secaran komunikatif.

2.   Memeriksa kehadiran siswa secara komunikatif, disiplin dan tanggung jawab.

b.    Apersepsi

1.      Guru memberikan umpan kepada siswa-siwanya tentang  penatan barang dagangan di toko modern dan tradisonal dengan contoh gambar sehingga dapat menarik minat dan kreatifitas dari siswa.

2.      Guru juga menjabarkan tujuan pembelajaran kepada siswa secara tanggung jawab.

c. Motivasi

1.  Memperhatikan minat siswa secara toleransi dan demokratis.

2.  Menumbuhkan sikap berani siswa dalam menyampaikan pendapat.

3.  Menimbulkan rasa ingin tahu siswa terhadap materi yang disampaikan.

2 Kegiatan Inti

Mengamati :

·         Siswa mengamati secara seksama penataan barang dagangan dari http://www.youtube.com/watch?v=jnm6PBQ7wZs kemudian membandingkan dengan gambar dibawah ini:

 

 

 

 

Menanya :

·     Peserta didik didorong untuk bertanya hal-hal yang sekiranya terkait dengan gambar yang ditayangkan.

·     Peserta didik mendiskusikan dengan teman sebangku mengenai alasan bangsa barat datang ke Nusantara

·     Peserta didik diberikan pertanyaan seputar pengertian dan pentingnya penataan barang dagangan sehingga timbul lebih banyak pertanyaan yang diajukan.

 

Mengumpulkan informasi

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan mengenai pengertian penataan barang dagangan dan pentingnya penataan barang dagangan

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan guru, keterangan dalam presentasi dan contoh-contoh gambar mengenai jenis-jenis, tujuan, karakteristik dan kebaikan/keburukan  display

 

Mengasosiasi

·        Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil, masing-masing terdiri atas 5 orang

·        Peserta didik dalam kelompok diminta mendiskusikan pendapat Setiap kelompok mendapatkan tugas melakukan eksplorasi/ mengumpulkan informasi dan mengasosiasi melalui diskusi kelompok, mengenai jenis-jenis display.

 

Mengomunikasikan

·        Presentasi hasil diskusi masing-masing kelompok dalam rangka mengomunikasikan hasil karya kelompok. Pada saat kelompok tertentu melakukan presentasi, kelompok yang lain dapat bertanya, demikian sampai masing-masing mendapat giliran.

3 Penutup

a.  Melakukan tanya jawab tentang materi yang disampaikan secara bersahabat dan komunikatif.

b.  Menyimpulkan materi yang disampaikan secara komunikatif.

c.   Memberikan tugas kepada para siswa dengan toleransi, disiplin dan tanggung jawab.

d.  Menyampaikan salam penutup secara komunikatif.

     

Pertemuan 4

No  

Kegiatan Pembelajaran

Waktu
1 Pendahuluan

a.    Orientasi

1.   Membuka pelajaran dengan salam secaran komunikatif.

2.   Memeriksa kehadiran siswa secara komunikatif, disiplin dan tanggung jawab.

b.    Apersepsi

1.       Guru memberikan umpan kepada siswa-siwanya tentang  penatan barang dagangan di toko modern dan tradisonal dengan contoh gambar sehingga dapat menarik minat dan kreatifitas dari siswa.

2.      Guru juga menjabarkan tujuan pembelajaran kepada siswa secara tanggung jawab.

c. Motivasi

1.  Memperhatikan minat siswa secara toleransi dan demokratis.

2.  Menumbuhkan sikap berani siswa dalam menyampaikan pendapat dengan menunjuk salah satu siswa dengan cara diundi untuk maju dan menyampaikan kembali pelajaran minggu kemarin.

3.  Menimbulkan rasa ingin tahu siswa terhadap materi yang disampaikan.

2 Kegiatan Inti

Mengamati :

·         Siswa mengamati secara seksama penataan barang dagangan dari http://www.youtube.com/watch?v=jnm6PBQ7wZs kemudian membandingkan dengan gambar dibawah ini:

·

 

 

 

 

Menanya :

·     Peserta didik didorong untuk bertanya hal-hal yang sekiranya terkait dengan gambar yang ditayangkan.

·     Peserta didik mendiskusikan dengan teman sebangku mengenai alasan bangsa barat datang ke Nusantara

·     Peserta didik diberikan pertanyaan seputar pengertian dan pentingnya penataan barang dagangan sehingga timbul lebih banyak pertanyaan yang diajukan.

 

Mengumpulkan informasi

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan mengenai pengertian penataan barang dagangan dan pentingnya penataan barang dagangan

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan guru, keterangan dalam presentasi dan contoh-contoh gambar mengenai jenis-jenis, tujuan, karakteristik dan kebaikan/keburukan  display

 

Mengasosiasi

·        Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil, masing-masing terdiri atas 5 orang

·        Peserta didik dalam kelompok diminta mendiskusikan pendapat Setiap kelompok mendapatkan tugas melakukan eksplorasi/ mengumpulkan informasi dan mengasosiasi melalui diskusi kelompok, mengenai jenis-jenis display.

 

Mengomunikasikan

·        Presentasi hasil diskusi masing-masing kelompok dalam rangka mengomunikasikan hasil karya kelompok. Pada saat kelompok tertentu melakukan presentasi, kelompok yang lain dapat bertanya, demikian sampai masing-masing mendapat giliran.

3 Penutup

a.  Melakukan tanya jawab tentang materi yang disampaikan secara bersahabat dan komunikatif.

b.  Menyimpulkan materi yang disampaikan secara komunikatif.

c.   Memberikan tugas kepada para siswa dengan toleransi, disiplin dan tanggung jawab.

d.  Menyampaikan salam penutup secara komunikatif.

     

 

Pertemuan 5

No  

Kegiatan Pembelajaran

Waktu
1 Pendahuluan

a.     Orientasi

1.   Membuka pelajaran dengan salam secaran komunikatif.

2.   Memeriksa kehadiran siswa secara komunikatif, disiplin dan tanggung jawab.

b.    Apersepsi

1.       Guru memberikan umpan kepada siswa-siwanya tentang  penatan barang dagangan di toko modern dan tradisonal dengan contoh gambar sehingga dapat menarik minat dan kreatifitas dari siswa.

2.      Guru juga menjabarkan tujuan pembelajaran kepada siswa secara tanggung jawab.

c. Motivasi

1.  Memperhatikan minat siswa secara toleransi dan demokratis.

2.  Menumbuhkan sikap berani siswa dalam menyampaikan pendapat.

3.  Menimbulkan rasa ingin tahu siswa terhadap materi yang disampaikan.

2 Kegiatan Inti

Mengamati :

·         Siswa mengamati secara seksama penataan barang dagangan dari http://www.youtube.com/watch?v=jnm6PBQ7wZs kemudian membandingkan dengan gambar dibawah ini:

·

 

Menanya :

·     Peserta didik didorong untuk bertanya hal-hal yang sekiranya terkait dengan gambar yang ditayangkan.

·     Peserta didik mendiskusikan dengan teman sebangku mengenai alasan bangsa barat datang ke Nusantara

·     Peserta didik diberikan pertanyaan seputar pengertian dan pentingnya penataan barang dagangan sehingga timbul lebih banyak pertanyaan yang diajukan.

 

Mengumpulkan informasi

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan mengenai pengertian penataan barang dagangan dan pentingnya penataan barang dagangan

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan guru, keterangan dalam presentasi dan contoh-contoh gambar mengenai jenis-jenis, tujuan, karakteristik dan kebaikan/keburukan  display

 

Mengasosiasi

·        Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil, masing-masing terdiri atas 5 orang

·        Peserta didik dalam kelompok diminta mendiskusikan pendapat Setiap kelompok mendapatkan tugas melakukan eksplorasi/ mengumpulkan informasi dan mengasosiasi melalui diskusi kelompok, mengenai jenis-jenis display.

 

Mengomunikasikan

·        Presentasi hasil diskusi masing-masing kelompok dalam rangka mengomunikasikan hasil karya kelompok. Pada saat kelompok tertentu melakukan presentasi, kelompok yang lain dapat bertanya, demikian sampai masing-masing mendapat giliran.

3 Penutup

a.   Melakukan tanya jawab tentang materi yang disampaikan secara bersahabat dan komunikatif.

b.  Menyimpulkan materi yang disampaikan secara komunikatif.

c.   Memberikan tugas kepada para siswa dengan toleransi, disiplin dan tanggung jawab.

d.  Menyampaikan salam penutup secara komunikatif.

     

Pertemuan 6

No  

Kegiatan Pembelajaran

Waktu
1 Pendahuluan

d.  Orientasi

1.   Membuka pelajaran dengan salam secaran komunikatif.

2.   Memeriksa kehadiran siswa secara komunikatif, disiplin dan tanggung jawab.

e.     Apersepsi

3.      Guru memberikan umpan kepada siswa-siwanya tentang  penatan barang dagangan di toko modern dan tradisonal dengan contoh gambar sehingga dapat menarik minat dan kreatifitas dari siswa.

4.      Guru juga menjabarkan tujuan pembelajaran kepada siswa secara tanggung jawab.

f. Motivasi

4.  Memperhatikan minat siswa secara toleransi dan demokratis.

5.  Menumbuhkan sikap berani siswa dalam menyampaikan pendapat.

6.  Menimbulkan rasa ingin tahu siswa terhadap materi yang disampaikan.

2 Kegiatan Inti

Mengamati :

·         Siswa mengamati secara seksama penataan barang dagangan dari http://www.youtube.com/watch?v=jnm6PBQ7wZs kemudian membandingkan dengan gambar dibawah ini:

·

 

 

Menanya :

·     Peserta didik didorong untuk bertanya hal-hal yang sekiranya terkait dengan gambar yang ditayangkan.

·     Peserta didik mendiskusikan dengan teman sebangku mengenai alasan bangsa barat datang ke Nusantara

·     Peserta didik diberikan pertanyaan seputar pengertian dan pentingnya penataan barang dagangan sehingga timbul lebih banyak pertanyaan yang diajukan.

 

Mengumpulkan informasi

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan mengenai pengertian penataan barang dagangan dan pentingnya penataan barang dagangan

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan guru, keterangan dalam presentasi dan contoh-contoh gambar mengenai jenis-jenis, tujuan, karakteristik dan kebaikan/keburukan  display

 

Mengasosiasi

·        Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil, masing-masing terdiri atas 5 orang

·        Peserta didik dalam kelompok diminta mendiskusikan pendapat Setiap kelompok mendapatkan tugas melakukan eksplorasi/ mengumpulkan informasi dan mengasosiasi melalui diskusi kelompok, mengenai jenis-jenis display.

 

Mengomunikasikan

·        Presentasi hasil diskusi masing-masing kelompok dalam rangka mengomunikasikan hasil karya kelompok. Pada saat kelompok tertentu melakukan presentasi, kelompok yang lain dapat bertanya, demikian sampai masing-masing mendapat giliran.

3 Penutup

a.  Melakukan tanya jawab tentang materi yang disampaikan secara bersahabat dan komunikatif.

b.  Menyimpulkan materi yang disampaikan secara komunikatif.

c.   Memberikan tugas kepada para siswa dengan toleransi, disiplin dan tanggung jawab.

d.  Menyampaikan salam penutup secara komunikatif.

     

Pertemuan 7

No  

Kegiatan Pembelajaran

Waktu
1 Pendahuluan

a.     Orientasi

1.   Membuka pelajaran dengan salam secaran komunikatif.

2.   Memeriksa kehadiran siswa secara komunikatif, disiplin dan tanggung jawab.

b.    Apersepsi

1.       Guru memberikan umpan kepada siswa-siwanya tentang  penatan barang dagangan di toko modern dan tradisonal dengan contoh gambar sehingga dapat menarik minat dan kreatifitas dari siswa.

2.      Guru juga menjabarkan tujuan pembelajaran kepada siswa secara tanggung jawab.

c. Motivasi

1.  Memperhatikan minat siswa secara toleransi dan demokratis.

2.  Menumbuhkan sikap berani siswa dalam menyampaikan pendapat.

3.  Menimbulkan rasa ingin tahu siswa terhadap materi yang disampaikan.

2 Kegiatan Inti

Mengamati :

·         Siswa mengamati secara seksama penataan barang dagangan dari http://www.youtube.com/watch?v=jnm6PBQ7wZs kemudian membandingkan dengan gambar dibawah ini:

·

 

 

 

 

Menanya :

·     Peserta didik didorong untuk bertanya hal-hal yang sekiranya terkait dengan gambar yang ditayangkan.

·     Peserta didik mendiskusikan dengan teman sebangku mengenai alasan bangsa barat datang ke Nusantara

·     Peserta didik diberikan pertanyaan seputar pengertian dan pentingnya penataan barang dagangan sehingga timbul lebih banyak pertanyaan yang diajukan.

 

Mengumpulkan informasi

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan mengenai pengertian penataan barang dagangan dan pentingnya penataan barang dagangan

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan guru, keterangan dalam presentasi dan contoh-contoh gambar mengenai jenis-jenis, tujuan, karakteristik dan kebaikan/keburukan  display

 

Mengasosiasi

·        Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil, masing-masing terdiri atas 5 orang

·        Peserta didik dalam kelompok diminta mendiskusikan pendapat Setiap kelompok mendapatkan tugas melakukan eksplorasi/ mengumpulkan informasi dan mengasosiasi melalui diskusi kelompok, mengenai jenis-jenis display.

 

Mengomunikasikan

·        Presentasi hasil diskusi masing-masing kelompok dalam rangka mengomunikasikan hasil karya kelompok. Pada saat kelompok tertentu melakukan presentasi, kelompok yang lain dapat bertanya, demikian sampai masing-masing mendapat giliran.

3 Penutup

a.  Melakukan tanya jawab tentang materi yang disampaikan secara bersahabat dan komunikatif.

b.  Menyimpulkan materi yang disampaikan secara komunikatif.

c.   Memberikan tugas kepada para siswa dengan toleransi, disiplin dan tanggung jawab.

d.  Menyampaikan salam penutup secara komunikatif.

     

Pertemuan 7

No  

Kegiatan Pembelajaran

Waktu
1 Pendahuluan

a.   Orientasi

1.   Membuka pelajaran dengan salam secaran komunikatif.

2.   Memeriksa kehadiran siswa secara komunikatif, disiplin dan tanggung jawab.

b.    Apersepsi

1.      Guru memberikan umpan kepada siswa-siwanya tentang  penatan barang dagangan di toko modern dan tradisonal dengan contoh gambar sehingga dapat menarik minat dan kreatifitas dari siswa.

2.      Guru juga menjabarkan tujuan pembelajaran kepada siswa secara tanggung jawab.

c. Motivasi

1.  Memperhatikan minat siswa secara toleransi dan demokratis.

2.  Menumbuhkan sikap berani siswa dalam menyampaikan pendapat.

3.  Menimbulkan rasa ingin tahu siswa terhadap materi yang disampaikan.

2 Kegiatan Inti

Mengamati :

·         Siswa mengamati secara seksama penataan barang dagangan dari http://www.youtube.com/watch?v=jnm6PBQ7wZs kemudian membandingkan dengan gambar dibawah ini:

 

 

Menanya :

·     Peserta didik didorong untuk bertanya hal-hal yang sekiranya terkait dengan gambar yang ditayangkan.

·     Peserta didik mendiskusikan dengan teman sebangku mengenai alasan bangsa barat datang ke Nusantara

·     Peserta didik diberikan pertanyaan seputar pengertian dan pentingnya penataan barang dagangan sehingga timbul lebih banyak pertanyaan yang diajukan.

 

Mengumpulkan informasi

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan mengenai pengertian penataan barang dagangan dan pentingnya penataan barang dagangan

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan guru, keterangan dalam presentasi dan contoh-contoh gambar mengenai jenis-jenis, tujuan, karakteristik dan kebaikan/keburukan  display

 

Mengasosiasi

·        Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil, masing-masing terdiri atas 5 orang

·        Peserta didik dalam kelompok diminta mendiskusikan pendapat Setiap kelompok mendapatkan tugas melakukan eksplorasi/ mengumpulkan informasi dan mengasosiasi melalui diskusi kelompok, mengenai jenis-jenis display.

 

Mengomunikasikan

·        Presentasi hasil diskusi masing-masing kelompok dalam rangka mengomunikasikan hasil karya kelompok. Pada saat kelompok tertentu melakukan presentasi, kelompok yang lain dapat bertanya, demikian sampai masing-masing mendapat giliran.

3 Penutup

a.   Melakukan tanya jawab tentang materi yang disampaikan secara bersahabat dan komunikatif.

b.  Menyimpulkan materi yang disampaikan secara komunikatif.

c.   Memberikan tugas kepada para siswa dengan toleransi, disiplin dan tanggung jawab.

d.  Menyampaikan salam penutup secara komunikatif.

     

 

Pertemuan 8 dan 9

No Kegiatan Pembelajaran Waktu
1 Pendahuluan

a. Orientasi

1.   Membuka pelajaran dengan salam secaran komunikatif.

2.   Memeriksa kehadiran siswa secara komunikatif, disiplin dan tanggung jawab.

b. Apersepsi

1.   Guru memberikan umpan kepada siswa-siwanya tentang  penatan barang dagangan di toko modern dan tradisonal dengan contoh gambar sehingga dapat menarik minat dan kreatifitas dari siswa.

2.   Guru juga menjabarkan tujuan pembelajaran kepada siswa secara tanggung jawab.

c. Motivasi

1.   Memperhatikan minat siswa secara toleransi dan demokratis.

2.   Menumbuhkan sikap berani siswa dalam menyampaikan pendapat.

3.   Menimbulkan rasa ingin tahu siswa terhadap materi yang disampaikan.

2 Kegiatan Inti

1.       Penentuan pertanyaan mendasar (Start with the Essential Question).

·      Pembelajaran dimulai dengan pertanyaan esensial, yaitu pertanyaan yang dapat mengarahkan penugasan peserta didik dalam melakukan suatu aktivitas. Mengambil topik yang sesuai dengan realitas dunia nyata dan dimulai dengan sebuah investigasi mendalam. Guru berusaha agar topik yang diangkat relevan untuk para peserta didik, yaitu pentaan barang dagangan dalam beberapa event seperti pameran dan kegiatan promosi. Seperti gambar di bawah

 

·      Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan:

Pertanyaan-pertanyaan tersebut diajukan untuk menghibungkan aktifiats pembelajaran yang akan dilakukan dengan materi yang sudah dipelajari sebelumnya.

2.   Mendesain Perencanaan Proyek (Design a Plan for the Project).

a.  Memilih/Menentukan Judul Proyek

Guru memandu peserta didik untuk memilih tema/judul proyek berdasarkan tugas proyek yang diberikan guru. Topik proyek/masalah yang dipilih harus sesuai dengan kurikulum dan dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Panduan dari guru masih sangat diperlukan karena pembelajar Bahasa Mandarin di SMA/MA/SMK/MAK di Indonesia termasuk pembelajar pemula dengan catatan bahwa peserta didik tetap diberi kesempatan untuk memilih/menentukan proyek yang akan dikerjakan, baik secara kelompok maupun mandiri, asalkan tidak menyimpang dari tugas yang diberikan guru.

–       Guru membagi siswa dalam kelompok dengan menggunakan tehnik membagi kelompok (misal menggunakan daun, tali raffia, puzzle, berhitung,melalui permainan dsb.).

–       Guru menyampaikan informasi tentang tugas proyek yang akan dibuat peserta didik.

–       Guru menuliskan jawaban peserta didik di atas ke papan tulis menjadi sebuah daftar judul.

–       Guru membagi peserta dalam 5 kelompok, tiap kelompok diminta untuk membuat poster tentang tempat wisata beserta apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan perjalanan wisata

–       Guru meminta peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk memilih dan menentukan informasi apa saja yang dibutuhkan  untuk proyek mereka.

–       Guru juga memberi kesempatan kepada tiap kelompok untuk menentukan informasi lain namun tetap sesuai dengan tema yang diminta.

b.  Menentukan jenis aktifitas

Guru meminta peserta didik menentukan jenis aktifitas dengan cara membagikan sebuah lembar bentuk proyek dan meminta peserta didik untuk memberi tanda (x) pada lembar yang berisi bentuk proyek yang akan dilaksanakan.

Lembar bentuk proyek ini digunakan untuk mengetahui kecenderungan minat peserta didik tentang bentuk proyek. Setelah peserta didik mengisi lembar di atas, selanjutnya guru meminta peserta didik berdiskusi kelompok tentang pilihan mereka dalam bentuk proyek.

c.  Menentukan Bentuk proyek

Guru meminta peserta didik berdiskusi tentang bentuk proyek yang akan dibuat:

Setelah mengetahui hasil diskusi seluruh kelompok, guru memutuskan bentuk proyek yang akan dibuat peserta.

d.  Menentukan Sasaran proyek

Guru menanyakan kepada peserta didik siapa sasaran poster wisata yang dibuat.

Guru memberikan kebebasan kepada peserta dalam mendapatkan informasi mengenai tema yang akan di buat oleh kelompok.

Guru berkeliling untuk membantu peserta didik dalam kerja kelompok dan dapat bertanya

e.  Menyusun Daftar Pertanyaan

Guru berdiskusi dengan peserta didik untuk menentukan apa saja yang akan diinformasikan.

Selanjutnya, guru mengajak peserta didik berdiskusi hasil kerja kelompok. Guru dapat memulai dengan pertanyaan

Guru dapat mengumpulkan jawaban peserta didik dan menempelkannya di papan tulis.

f.   Produk proyek dan Bentuk Presentasi

Langkah berikutnya, guru meminta peserta didik berdiskusi tentang produk proyek dan bentuk presentasi hasil kerja kelompok. Guru memberikan lembar pengamatan/penilaian antar teman  pada saat presentasi kelompok.

Lembar bentuk proyek ini digunakan untuk mengetahui kecenderungan minat peserta didik tentang bentuk presentasi proyek.

d.    Alat/Media

Selanjutnya, guru meminta tiap kelompok menentukan peralatan yang akan digunakan dalam kegiatan membuat poster sesuai dengan bentuk presentasi yang telah ditentukan.

 

3.       Menyusun Jadwal

Guru meminta peserta didik berdiskusi tentang penyusunan jadwal penyelesaian proyek.

Contoh Jadwal Penyelesaian Proyek

Kegiatan Waktu Keterangan
1.    Penyiapan alat/media    
2.    Simulasi teknik pengerjaan    
3.    Pelaksanaan    
4.    Penyusunan laporan & presentasi    
5.    Presentasi    

 

 

4.       Monitoring

a.    Monitoring Pelaksanaan Proyek

–                 Guru berperan sebagai mentor/moderator dan sebagai salah satu sumber belajar yang dapat diandalkan, serta bertanggung jawab memonitor aktivitas peserta didik selama menyelesaikan proyek. Monitoring dilakukan dengan cara menfasilitasi peserta didik pada setiap proses. Untuk mempermudah proses monitoring, dibuat sebuah rubrik yang dapat merekam keseluruhan aktivitas yang dilakukan.

Guru berkeliling untuk memonitor dan memfasilitasi pelaksanaan interview. Pada tahap ini guru berperan sebagai moderator atau konsultan. Guru juga bertanggung jawab memonitor aktivitas peserta didik dalam melakukan interview. Guru menjadi sumber yang dapat diandalkan peserta didik apabila muncul konflik dalam tim. Selain itu, pada kegiatan monitoring guru membuat rubrik yang akan dapat merekam aktivitas peserta didik dalam menyelesaikan tugas proyek.

      b.    Monitoring Penyusunan Laporan &Presentasi

Guru berkeliling untuk memonitor dan memfasilitasi ketika peserta didik menyusun laporan dan presentasi. Pada tahap ini guru berperan sebagai moderator atau konsultan. Guru juga bertanggung jawab memonitor aktivitas peserta didik dalam menyusun laporan dan presentasi. Guru menjadi sumber yang dapat diandalkan peserta didik apabila muncul konflik dalam tim. Selain itu, pada kegiatan monitoring guru membuat rubrik yang akan dapat merekam aktivitas peserta didik dalam menyelesaikan tugas proyek

 

4.    Menguji Hasil

Presentasi Hasil

Guru mengamati presentasi peserta didik dan memberi umpan balik tentang tingkat pemahaman yang sudah dicapai peserta didik.

 

5.    Evaluasi Proses dan Hasil

Setelah seluruh kelompok memamerkan atau menayangkan produk proyek, maka guru melakukan evaluasi kegiatan dalam bentuk refleksi terhadap aktivitas dan hasil tugas proyek. Pada tahap ini dilakukan umpan balik terhadap proses dan produk yang telah dihasilkan. Proses refleksi pada tugas proyek dapat dilakukan secara individu maupun kelompok. Pada tahap ini guru dapat membagikan lembar evaluasi pada tiap peserta didik. Evaluasi yang dilakukan untuk mengetahui apakah perencanaan dan proses pelaksanaan proyek sudah sesuai, apakah tujuan proyek sudah tercapai, tahap mana yang sudah berjalan dengan baik dan mana yang belum berjalan dengan baik,  bagaimana tim bekerja sama dalam proses penyelesaian proyek. Peserta didik diberi kesempatan mengemukakan pengalamannya selama menyelesaikan tugas proyek.  Guru dan peserta didik berdiskusi tentang pengalaman tiap peserta didik selama menyelesaikan tugas proyek (Pengalaman pribadi mana yang diperoleh tiap peserta didik dalam kerja kelompok? Apakah masing-masing peserta didik menemui kesulitan atau masalah? Pengalaman terbaik mana yang diperoleh tiap peserta didik?, dan sebagainya).

3 Penutup

1. Melakukan tanya jawab tentang materi yang disampaikan secara bersahabat dan komunikatif.

2. Menyimpulkan materi yang disampaikan secara komunikatif.

3. Memberikan tugas kepada para siswa dengan toleransi, disiplin dan tanggung jawab.

4. Menyampaikan salam penutup secara komunikatif.

     

Pertemuan 10

No Kegiatan Pembelajaran Waktu
1 Pendahuluan

a. Orientasi

1.   Membuka pelajaran dengan salam secaran komunikatif.

2.   Memeriksa kehadiran siswa secara komunikatif, disiplin dan tanggung jawab.

b. Apersepsi

1.   Guru memberikan umpan kepada siswa-siwanya tentang  penatan barang dagangan di toko modern dan tradisonal dengan contoh gambar sehingga dapat menarik minat dan kreatifitas dari siswa.

2.   Guru juga menjabarkan tujuan pembelajaran kepada siswa secara tanggung jawab.

c. Motivasi

1.   Memperhatikan minat siswa secara toleransi dan demokratis.

2.   Menumbuhkan sikap berani siswa dalam menyampaikan pendapat.

3.   Menimbulkan rasa ingin tahu siswa terhadap materi yang disampaikan.

2 Kegiatan Inti

Mengamati :

·         Siswa mengamati secara seksama video pentaan barang dagangan dari http://www.youtube.com/watch?v=jnm6PBQ7wZs kemudian membandingkan dengan gambar dibawah ini:

 

 

 

 

 

Menanya :

·   Siswa didorong untuk bertanya hal-hal yang sekiranya terkait dengan gambar yang ditayangkan.

·   Siswa mendiskusikan dengan teman sebangku mengenai penataan menggunakan metode eksterior display.

·   Siswa diberikan pertanyaan seputar metode eksterior display sehingga timbul lebih banyak pertanyaan yang diajukan.

 

Mengumpulkan informasi

·  Siswa memperhatikan dengan seksama penjelasan mengenai metode eksterior display

·  Siswa memperhatikan dengan seksama mengenai peralatan yang digunakan untuk metode eksterior display, mulai dari jenisnya, bagian-bagian dari alat, cara pendisplayan..

·  Siswa memperhatikan dengan seksama demontrasi metode eksterior display sesuai dengan SOP.

 

Mengasosiasi

·  Siswa dibagi dalam kelompok kecil, masing-masing terdiri atas 5 orang

·  Dalam kelompok melakukan penataan produk dengan metode eksterior display

·  Siswa dapat meminta bantuan dan petunjuk guru dalam melakukan penataan produk dengan metode eksterior display sehingga kesalahan dapat dibetulkan.

 

Mengomunikasikan

·  Beberapa siswa diminta maju ke depan untuk memperagakan penataan produk dengan metode eksterior display

·  Memberikan kesempatan kepada siswa untuk megajukan berbagai pertanyaan dan pendapat yang berhubungan dengan materi yang baru disampaikan.

·  Siswa membuat kesimpulan dan catatan dengan bimbingan guru.

3 Penutup

1. Melakukan tanya jawab tentang materi yang disampaikan secara bersahabat dan komunikatif.

2. Menyimpulkan materi yang disampaikan secara komunikatif.

3. Memberikan tugas kepada para siswa dengan toleransi, disiplin dan tanggung jawab.

4. Menyampaikan salam penutup secara komunikatif.

 

  1. Sumber Belajar.
  2. Devi Puspitasari, 2008, Penjualan Jilid 3, Departemen Pendidikan Nasional: Jakarta.
  3. Sutrisno, Kusmawan Ruswandi, 2007, Modul Menata Produk, Yudhistira: Bandung
  4. Ngadiman, 2008, Marketing Jilid 2, Departemen Pendidikan Nasional: Jakarta.
  5. Lili Adi Wibowo, 2008, Menata Produk (modul PLPG Bidang Bisnis Manajemen), Universitas Pendidikan Indonesia: Bandung
  6. Sumber Internet

 

  1. Media Pembelajaran
  2. Makalah download dari internet.
  3. Materi presentasi dengan power point

 

  1. Peralatan dan Bahan.
  2. Peralatan : meja kelas 6 buah, table cloth, palu dll
  3. Bahan : Dummy produk, acesoris dll

 

  1. PENILAIAN HASIL BELAJAR
  2. Teknik Penilaian :
  3. Tes tertulis
  4. Penugasan / tes perbuatan
  5. Bentuk Instrumen :
  6. Tes.
  7. Uraian
  8. Soal Essay
  9. Non Tes

Lembar pengamatan project work

  1. Pembelajaran Remedial.

Pembelajaran remidial dilakukan jika hasil penilaian untuk aspek pengetahuan dan ketrampilan  kurang dari hail KKM yang telah ditetapkan yaitu 3,00. Dan dilakukan dengan  dengan cara klasikal maupun individula dengan metode :

  1. Pembelajaran ulang.
  2. Bimbingan khusus.
  3. Pemberian tugas dan latihan secara khusus.
  4. Tutor sebaya.

Pengayaan diberikan kelompok peserta didik cepat dengan cara penambahan materi yang lebik sulit dan komplek sehingga dapat mengoptimalkan perkembangan minat, bakat dan kecakapan.

 
Mengetahui                                                                       Blitar,   14  Juli 2014

Kepala SMK N 1 Udanawu Blitar                                   Guru Mata Pelajaran
 

 

 

Drs. HARTOYO, M.M.                                                   Rudy Setiawan, S.Pd.

NIP. 195701011982031029                                             NIP. 197410072009011005

 

Dipublikasi di KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN, Uncategorized | Meninggalkan komentar

DIKLAT CALON IN / MENTOR GURU SMK BIDANG KEAHLIAN PEMASARAN

DIKLAT CALON IN / MENTOR GURU SMK BIDANG KEAHLIAN PEMASARAN

20160720_091209

20160720_211044_LLS

20160720_165401

20160720_165431

Dipublikasi di Uncategorized | 2 Komentar

UJIAN KOMPETENSI KEJURUAN (UKK) PEMASARAN TAHUN 2016

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 pasal 64 bahwa penilaian hasil belajar oleh pendidik harus dilakukan secara berkesinambungan untukmemantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangantengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas, yang akandipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar danmemperbaiki proses pembelajaran. Selanjutnya dalam Peraturan Menteri PendidikanNasional (Permendiknas) Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikandijelaskan bahwa penilaian hasilbelajar peserta didik pada jenjang pendidikan dasardan menengah dilaksanakan berdasarkan standar penilaian yang berlaku secara nasional.

Mengingat struktur kurikulum SMK mencakup aspek kognitif dan psikomotorik yang meliputi pula aspek afektif, maka Ujian Nasional Kompetensi Keahlian Kejuruan dirancang dalam bentuk ujian teori kejuruan dan praktik kejuruan (Individual Task) Melalui bentuk ujian tersebut diharapkan dapat menjamin terselenggaranya sistem penilaian berbasis kompetensi    (competency-based assessment ) yang lebih taat asas, dan pada gilirannya dapat mendorong terjadinya proses pembelajaran yang berbasis kompetensi/ produksi.

Tujuan diadakan uji kompetensi ini adalah:

  1. Mengukur pencapaian kompetensi siswa SMK yang akan menyelesaikan pendidikannya.
  2. Memfasilitasi siswa SMK yang akan menyelesaikan pendidikannya untuk mendapatkan sertifikat kompetensi..
  3. Mengoptimalkan pelaksanaan sertifikasi kompetensi oleh SMK yang berorientasi pada permintaan industri terhadap tenaga kerja kompeten yang memiliki sertifikat kompetensi.
  4. Memfasilitasi kerjasama SMK dengan dunia usaha / industri dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga kerja kompeten bersertifikat kompetensi..

 

kisi teori 1

kisi teori 2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dipublikasi di EVALUASI DAN PENILAIAN | Meninggalkan komentar

CONTOH PROPOSAL USAHA UNTUK UJIKOM / UNPK

Beberapa contoh proposal usaha, untuk Ujian Nasional Praktek Kejuruan atau yang biasa disebut UJIKOM atau UKK ;

Dari SMKN 1 Udanawu Tahun 2015;

  1. XII Pemasaran 1 Eva Kumala dapat didownload  di sini
  2. XII Pemasaran 2 Helen Rinda Lutfita dapat didownload di sini
  3. XII Pemasaran 3 Jesica Evi Sumardi dapat didownload di sini
Dipublikasi di EVALUASI DAN PENILAIAN | Meninggalkan komentar

UJIAN NASIONAL SMK TAHUN 2016

Demikian cepat waktu berlalu tak terasa sudah sampai penghujung bulan Desember dan tahun 2015, dan sebentar lagi semua sekolah akan menghadapi hajad  yang besar yaitu pengakhiran untuk siswa kelas 3 berupa ujian akhir dan tentu saja yang paling  ditunggu adalah Ujian Nasional (UN)
Maka yang perlu dilakukan adalah melakukan persiapan. Mungkin berita ini bisa memberikan sedikit gambaran tentang Ujian Nasional tersebut :
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menyelenggarakan tiga ujian nasional (UN) di tahun 2016. UN pertama merupakan ujian perbaikan bagi peserta UN tahun 2015 yang belum memenuhi standar kompetensi lulusan (SKL) pada satu atau lebih mata pelajaran, dan berkeinginan memperbaikinya. UN kedua, merupakan ujian utama tahun 2016 dengan kisi-kisi baru, dan UN ketiga merupakan perbaikan bagi peserta UN tahun 2016.
Rencana ujian nasional tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Totok Suprayitno, pada rapat koordinasi Mendikbud dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala LPMP, dan Kepala P4TK seluruh Indonesia, Jumat (10/07/2015) di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut Totok menyebutkan tanggal-tanggal penting untuk pelaksanaan ketiga UN tersebut. UN pertama yang dijadwalkan adalah UN perbaikan 2015 yang akan dilaksanakan pada 22 Februari 2016. Untuk UN utama 2016 akan dilaksanakan mulai 4 April, dan UN perbaikan tahun 2016 akan dilaksanakan awal Juni/September.
Untuk materi ujian, kata Totok, disesuaikan dengan jenis UN. UN perbaikan tahun 2015 materi ujiannya sesuai dengan kisi-kisi UN 2015. Untuk UN utama 2016 materi ujiannya ada tiga, yaitu irisan kurikulum KTSP dan K13, Kisi-kisi UN yang dikeluarkan BSNP (bersifat makro), dan sesuai dengan ketuntasan kurikulum. “Sedangkan untuk UN perbaikan 2016, materinya sama dengan UN utama 2016,” tuturnya.
Dari sisi pelaksanaan, Totok menjelaskan, UN perbaikan 2015 akan dilakukan dengan berbasis komputer. Ujian akan dilaksanakan di SMA/SMK di domisili siswa saat ini dan siswa dapat mendaftar secara online ke dinas provinsi. Untuk UN utama di 2016 akan dilaksanakan di sekolah masing-masing dengan berbasis kertas dan komputer. Sedangkan untuk UN perbaikan 2016, mekanismenya sama dengan UN perbaikan 2015, yaitu berbasis komputer dan pendaftaran dilakukan secara online di dinas provinsi. (Aline Rogeleonick) sumber :http://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/4364
Jadwal Ujian Nasional UN SMK / MAK tahun 2016
NO HARI TANGGAL WAKTU MATA PELAJARAN
UN UTAMA UN SUSULAN
1 Senin, 4 April 2016 Senin, 11 April 2016 07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia
2 Selasa, 5 April 2016 Selasa, 12 April 2016 07.30 – 09.30 Matematika
3 Rabu, 6 April 2016 Rabu, 13 April 2016 07.30 – 09.30 Bahasa Inggris
4 Kamis, 7 April 2016 Kamis, 14 April 2016 07.30 – 09.30 Ujian Teori Kejuruan

Untuk petunjuk  dan kisi-kisi UN Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa ingris sudah tersedia, tapi untuk yang Kejuruan biasanya laaaammmmaaaa bangeeeeet keluarnya dan bahkan mendekati ujian itu berlangsung terutama untuk Ujian Nasional Praktek Kejuruan (UNPK). Berikut ini kami sertakan link download untuk petunjuk  dan kisi-kisi UN Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa ingris :

  1. Surat pengantar kisi-kisi dari BNSP dapat di download di sini
  2. Kisi-kisi UN SMK Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris dapat di download  di sini
  3. Kisi-kisi UN Teori Kejuruan Pemasaran dapat di download di sini dan akhirnya dipublikasikan walaupun lamaaaaa banget dan downloadnya suuuusaaaah banget.

Sekarang tinggal menunggu (lagi) yang kisi-kisi UN Praktek dan perangkat UKK semoga segera dipublikasikan dan downloadnya juga mudah.

Pertanyaanya untuk Kompetensi Keahlian Pemasaran yang digunakan matematika apa? Tehnik, Akuntansi atau Pariwisata? DSC_0497Ujian Nasional Praktek Kejuruan Pemasaran SMKN 1Udanawu dengan Penguji Bu Popy dari Sambi Swalayan.

Dipublikasi di EVALUASI DAN PENILAIAN | Meninggalkan komentar

LOMBA KOMPETENSI SISWA (LKS) PEMASARAN KABUPATEN BLITAR

INFORMASI LOMBA

MATA LOMBA MARKETING (PENJUALAN)

 

  1. Pendahuluan

Tahun 2015, Indonesia akan memasuki era Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN (AFTA) dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Kondisi ini memberi dampak ganda yaitu disamping membuka kesempatan kerjasama yang seluas-luasnya antar negara, juga membuka persaingan yang semakin ketat dan tajam di segala bidang pekerjaan.

Untuk menghadapi tantangan tersebut diatas, maka Pemerintah Indonesia harus memperkuat daya saing dan keunggulan kompetitif di semua sektor dengan mengandalkan pada kualitas dan kemampuan sumber daya manusia untuk penguasaan teknologi dan manajemen. Untuk itu Pemerintah perlu menyiapkan tenaga kerja yang berkompeten dalam bidangnya masing-masing.

Berkaitan dengan penyiapan SDM yang kompeten dibidangnya, penyelenggaraan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ditujukan untuk penguasaan pengetahuan dan ketrampilan khusus yang memungkinkan mereka siap bekerja atau berwirausaha. Kompetensi kejuruan yang dimiliki siswa disetiap bidang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja yang terus berkembang. Dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan SMK dan kualitas proses belajar mengajar maka perlu diadakan kompetisi rutin yang memungkinkan SMK-SMK pada bidang yang sama dapat saling berlomba untuk menunjukkan keunggulannya.

Penyelenggaraan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Kabupaten Blitar, Jawa Timur tahun 2015 di SMKN 1 UDANAWU bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) seluruh Kabupaten Blitar adalah sebagai wujud nyata salah satu upaya dalam pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan oleh Pemerintah melalui Direktorat Pembinaan SMK-Ditjen Manajemen Dikdasmen.

II.      Tujuan

  1. Mendorong dan merangsang sekolah dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan KBM di sekolah sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja di Dunia Usaha dan Industri, sehingga mutu lulusannya dapat diterima oleh dunia kerja.
  2. Untuk mengukur dan memantau pada kualitas dan kemampuan siswa SMK baik negeri maupun swasta se Jawa Timur berdasarkan tolok ukur kompetensi kinerja di dunia usaha dan industri sebagai acuan uji kompetensi Program Keahlian Penjualan.
  3. Mempromosikan kompetensi siswa kepada dunia usaha/industri sebagai calon pengguna tenaga kerja.
  4. Mendorong dan merangsang sekolah untuk mengembangkan sikap kewirausahaan (entrepreneurship) bagi para siswa sehingga bisa menjadi calon wirausaha yang tangguh.
  5. Memberikan kesempatan dan motivasi siswa berkompetensi secara positif, untuk menumbuhkan kebanggaan pada bidang keahlian yang ditekuninya, sekolah maupun daerahnya.

 

III.     Peserta

Peserta adalah siswa SMK dengan kriteria sebagai berikut :

  1. Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  2. Tercatat sebagai siswa SMK negeri atau swasta program keahlian Marketing/Penjualan di SMK negeri atau swasta Kabupaten Blitar pada tahun 2015.
  3. Setiap SMK dapat diwakili oleh 1 (satu) orang peserta atau lebih maksimal 8 peserta.
No Nama Asal Sekolah Pendamping Nomor Peserta
1 AYU SETYANINGSIH SMK N 1 Kademangan HARDINI ENDAHING BUDI, SE. 5
2 PURMASARI SMK N 1 Udanawu RATNA EKA SARI, S.Pd. 4
3 SOVI PUTRI SUSILO SMK N 1 Doko RATNA KURNIA 1
4 ELY VINA WASILA SMK N 1 Panggungrejo DEVIT, S.Pd. 2
5 ALFIN MUFIDAH SMK N 1 Nglegok MARINA CANDRA NINGSIH, S.Pd. 3

Dari SMK N 1 Udanawu diwakili oleh PURMASARI Kelas XII Pemasaran 1

20151015_160242Nilna ki nyang endi-endi panggah katut ae

 

IV     Materi Lomba

A.     Lingkup Lomba

Jenis kegiatan yang dilombakan adalah meliputi :

  1. Tes Praktek Komputer ( 180 menit )

Adalah tes ketrampilan mengoperasikan komputer menggunakan program Ms Power Point, Ms Word, dan Ms Excel dengan rincian sebagai berikut :

  1. Pembuatan Business Plan menggunakan Program Ms Power Point. Hasilnya disimpan di dalam flash disc kosong yang sebelumnya sudah diserahkan kepada Panitia.
  2. Pembuatan Tema Promosi (sebagai media promosi yang digunakan saat Tes Praktek Penjualan / Display) menggunakan Program MS Word. Hasilnya dicetak maksimal dengan menggunakan 10 (sepuluh) lembar HVS A4 yang disiapkan oleh Panitia.
  3. Penyelesaian Soal Laporan Keuangan (stock opname) menggunakan Program Ms Excel. Hasil dicetak di kertas yang telah disediakan oleh Panitia. Dilarang membawa kalkulator.
  4. Waktu poin a dan b total 90 menit

Waktu poin c 90 menit

 

  1. Tes Pengoperasian Mesin Bisnis (Cash Register dan Timbangan Digital).

Adalah tes keterampilan terpadu dengan materi penguasaan operasionalisasi mesin Cash Register, Scanner. dan timbangan digital.

 

  1. Tes Presentasi ( maksimal 10 menit )

Adalah tes kemampuan untuk mempresentasikan strategi perencanaan dan pemasaran bisnis (diutamakan dalam bahasa Inggris), dengan penilaian meliputi:

  • Product knowledge barang yang akan dijual (yaitu Produk Unggulan Daerah)
  • Ketrampilan membaca peluang bisnis dan menyusun rencana pemasaran,
  • Ketrampilan mempromosikan produk yang dimaksud,
  • Pemaparan proyeksi omzet yang akan dicapai,
  • Perhitungan laba /rugi,
  • Persentase laba.

 

  1. Tes Praktik Penjualan / Display (pembuatan display 90 menit)

Adalah tes praktek penjualan langsung dalam bentuk display dengan penilaian meliputi:

  • Penataan barang/display
  • Penyiapan promotion tools
  • Ketrampilan menarik perhatian pelanggan dan menawarkan produk
  • Ketrampilan komunikasi dan negosiasi
  • Keramah-tamahanan dan kesediaan untuk melayani konsumen
  • Barang yang didisplay adalah barang produk unggulan daerah (disiapkan oleh masing-masing peserta)
  • catatan: stereoform yang dibawa masih original, belum dibentuk (ada penalty jika sudah dalam bentuk jadi)

 

B.     Skor dan Bobot Penilaian

Skor maksimal dan bobot :

  1. Tes Praktek Komputer (skor maksimal 100,

bobot 25%)………………………………………………………………    N1

  1. Tes Pengoperasian Mesin Bisnis

(skor maksimal 100, bobot 15%)………………………………          N2

  1. Tes Presentasi (skor maksimal 100, bobot 20%) ….…….. N3
  2. Tes Praktik Penjualan/display (skor maksimal 100,

bobot 40%)……………………………………………………………..   N4

 

Perhitungan Nilai Tes N1sampai dengan N4

 

Skor Perolehan

Nilai Tes N1 s/d N4 =   ———————– X   Bobot.

Skor maksimal

 

Nilai Akhir                 =   ∑ (Nilai Tes N1…N4)

 

C.     Aspek-aspek Penilaian

Ad.1. Aspek yang dinilai untuk Tes Komputer

 

NO

 

ASPEK YANG DINILAI

SKOR

PROSES

SKOR

HASIL

JUMLAH

SKOR

I Ketrampilan      
1 Penguasaan program komputer yang digunakan 20
2 Ketepatan hasil akhir perhitungan 20
3 Ketepatan sesuai kunci jawaban 20
4 Kerapian kerja 20  
5 Ketepatan waktu penyelesaian tugas 20  
JUMLAH SKOR 100

 

Ad.2. Aspek yang dinilai untuk Tes Praktik Peralatan Transaksi / Mesin-mesin Bisnis adalah :

 

NO.

 

ASPEK YANG DINILAI

 

SKOR

PROSES

SKOR

HASIL

AKHIR

 

JUMLAH

SKOR

I Aspek Keterampilan :

Cash Register dan Timbangan Digital

     
1 Kecepatan dan kesigapan kerja 25
2 Ketepatan Hasil Akhir Perhitungan 30
3 Ketrampilan menggunakan timbangan digital 25
4 Kerapian Kerja 20
SKOR 100

 

Ad.3.: Aspek yang dinilai untuk Tes Praktek Penjualan adalah :

I. Aspek Ketrampilan Praktek Penjualan Dalam Bentuk Display SKOR PROSES SKOR HASIL AKHIR JUMLAH SKOR
1. Display Barang Dagangan
·         Ketepatan mengelompokkan Barang 10
·         Kesesuaian penataan barang agar mudah dilihat dan tampak atraktif 10
·         Kreatifitas 10
·         Kesesuaian alat bahan / aksesories 10
SKOR 40
2. Media promosi & Keterkaitan substansi
  ·         Ketepatan media promosi yang digunakan dengan kualifikasi dan jenis produk 10
  ·         Kesesuaian media promosi pada perencanaan bisnis dengan praktek penjualan 10
  SKOR 20
3. Perilaku layanan Penjualan
  ·         Pengetahuan produk 10
  ·         Cara menawarkan 10
  ·         Cara menanggapi keluhan 10
  ·         Memotivasi dalam pengambilan keputusan 10
  SKOR 40
JUMLAH SKOR     100

 

 

Ad.4. Aspek yang dinilai untuk Tes Presentasi adalah: Pengetahuan,

Keterampilan dan Sikap meliputi:

 

No. Keterangan Skor

Maksimum

1 Penguasaan materi 25
2 Penampilan pribadi (kerapihan dan kesesuaian pakaian, nada suara, bahasa tubuh) 10
3 Sikap penampilan (rasa percaya diri, penguasaan audience, profesionalisme) 15
4 Penggunaan kemampuan bahasa 20
5 Ketepatan jawaban atas pertanyaan 30
  JUMLAH SKOR 100

 

IV.       Tim Penguji

Tim juri terdiri dari Akademisi Fakultas Ekonomi UM (tidak dapat hadir dan praktisi bisnis dari PT. Giant Gajajayana Malang

20151015_12225320151015_112642

 

  1. Kriteria Pemenang Lomba

Juara Lomba adalah peserta yang memiliki nilai akhir tertinggi dari seluruh nilai para peserta lomba. Apabila ada juara lomba yang memiliki nilai akhir yang sama maka akan diadakan tes wawancara oleh setiap juri.

Para Juara ditentukan langsung oleh Juri meliputi: Juara I, II, III.

 

VII.     Panitia Lomba

Panitia lomba adalah sejumlah petugas sebagai teknisi untuk peralatan penyediaan bahan serta keperluan lomba lainnya yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. Untuk Bidang Bismen Pemasaran koordinator :  Taufik Hidayat, SE.        NIP. 19780718200901101

 

VIII.    Tempat Lomba

Tempat lomba untuk bidang lomba marketing/penjualan dilaksanakan di SMK Negeri 1 Udanawu

 

IX.       Tata Tertib Lomba

Pembimbing diharapkan :

  1. Mendampingi peserta pada saat ‘technical meeting’.
  2. Mengisi daftar hadir yang disediakan Panitia.
  3. Menjaga ketertiban dan ketenangan dalam pelaksanaan lomba.
  4. Membantu peserta yang dibimbingnya apabila terjadi gangguan kesehatan.
  5. Tidak membantu peserta pada saat lomba berlangsung.

Peserta diharapkan :

  1. Peserta harus hadir pada saat ‘technical meeting’.
  2. Peserta harus sudah hadir 15 menit sebelum test dimulai.
  3. Wajib mengisi daftar hadir pada saat setiap jenis lomba yang diadakan.
    1. Tahapan olimpiade skill adalah sebagai berikut:
    2. Hari pertama. tanggal 7 Oktober 2015 jam 08.00-1200 : Semua peserta wajib mengikuti pelatihan pengoperasian mesin cash register, menyerahkan komputer yang telah bersih datanya, flashdisk kosong dan printer yang akan digunakan lomba esok hari. Peserta diperkenankan membawa properti lomba menata produk mulai hari itu.
    3. Hari kedua    tanggal 8 Oktober 2015 jam 08.00-17.00: Tes Praktek Komputer, Tes Pengoperasian Mesin Bisnis (cash register), Tes Presentasi, dan Tes Praktek Penjualan/display
  1. Berpakaian rapi, diharapkan hanya memakai identitas nomor peserta dari paniti
    1. Memakai pakaian kerja pada hari pertama
    2. Memakai pakaian daerah pada hari kedua
  • Tidak diperbolehkan membawa buku/catatan/HP di ruang lomba.
  1. Mengerjakan tugas dengan menggunakan pena/ballpoint, tidak dibenarkan menulis dengan pensil. Tidak diperbolehkan menggunakan tipp-ex untuk menghapus kesalahan. Kesalahan hendaknya dicoret pada kata/angka yang salah dan ditulis kata/angka yang benar.
  2. Perlengkapan yang harus dibawa oleh peserta :
    1. Pena/Ballpoint hitam, (disarankan lebih dari satu)
    2. Penggaris,
  • Name Tag Nomor Peserta Lomba
  1. Nomor Urut Peserta ditentukan oleh juri dalam bentuk undian
  1. Untuk unjuk kerja presentasi, setiap peserta DIWAJIBKAN MEMBAWA SAMPEL PRODUK ke dalam ruang presentasi
  2. Lomba Unjuk Kerja Praktik Penjualan dalam bentuk display dilakukan sendiri oleh siswa peserta lomba.
  3. Adapun tahapan pelaksanaanya adalah sebagai berikut:
      i.        Hari pertama dapat mulai mengumpulkan property penataan produk.

ii.        Dekorasi display dilakukan oleh peserta pada pelaksanaan Tes Praktek Penjualan

iii.        Pelaksanaan display barang dagangan hanya dilakukan oleh peserta, dan setelah selesai akan diadakan penilaian display

   iv.        Pelaksanaan penilaian

 

  1. Mematuhi tata tertib yang telah ditentukan oleh panitia atau juri. Apabila melanggar, maka akan dikenakan sanksi dan dicatat. Apabila sanksi yang dikenakan sudah tercatat 3 (tiga) kali, maka yang bersangkutan diumumkan untuk TIDAK DIPERKENANKAN mengikuti mata lomba selanjutnya (di – diskualifikasi)

 

 

 


X.           Waktu Pelaksanaan Lomba

 

Hari : H1

Tanggal 13 Oktober 2015

 

08.00-10.00

 

Pengumpulan laptop(bersih data),flashdisk kosong dan printer yang telah terinstal. Pastikan semua lancer dan telah dicoba sebelum meninggalkan area lomba.
10.00-12.00

 

Pelatihan pengoperasian mesin cash register dan timbangan digital oleh panitia lokal kepada peserta
Hari: H2

Tanggal 15 Oktober 2015

 

 

 

08.00-09.30

 

Tes praktek komputer

– pembuatan business plan

– pembuatan tema promosi

09.30-11.00 Penyelesaian soal laporan keuangan

(stock opname)

11.30-12.30 Tes pengoperasian mesin bisnis (cash register dan timbangan digital) (kalau 6 peserta)
12.30-13.00 ISHOMA
13.00-14.30 Tes presentasi dan Tanya jawab (kalau 6 peserta)
14.30-16.00 Pembuatan display
16.00-17.00 Tes praktek penjualan (penilaian)

 

Pendaftaran

Pendaftaran mulai 29 sd 30 Sept dan pelaksanaan lomba tanggal 7 dan 8 Okt 2015 di SMKN 1 Udanawu

XI.       Penutup

Hal-hal yang belum tercantum dalam lembar informasi ini akan diinformasikan pada waktu rapat teknis (technical meeting).

 

 

Persiapannya :

20151010_162941

Pelaksanaannya  :

Tanggal 15 Oktober 2015

A. Mengoperasikan Komputer dan Melakukan Stock Opname

20151015_112755B. Presentasi Proposal Usaha.

20151015_122922

Alahmdulillah ternyata ada perhatian dari PEMDA Kabupaten Blitar dengan hadirnya Bupati Blitar, Bapak Hery Nugroho, SE,

20151015_121204

20151015_121206

SUGENG RAWUH PAK HERY SEMOGA SELALU SUKSES

C. Mengoperasikan Peralatan Transaksi.

Jangan lupa teknisinya : Anak Wedhok  : Nilna Trisnawati XII Pemasaran 2 (Bimbingan Pak Mashuri, SE)

20151015_142658Ayo Nil siapkan bahannya :

20151014_14250820151015_124516Mulai uji prakteknya :

20151015_140618

D. Penataan Barang Dagangan (Display) dan Pelayan Penjualan.

Cemungut Min eehh  lali Sar!!!!

20151015_142612Hasilnya nddreeennn deeengg :

20151015_153554Sik Mboke ya pengin narsis  dulu

20151015_142721

20151015_160129

HASILNYA :

20151015_16300520151020_20573520151020_205815

20151020_21034720151020_21031420151020_20592120151020_20590320151020_20590320151020_20584020151020_21040620151020_21043620151020_210457

Ternyata untuk mengoperasikan komputer dan mengoperasikan mesin transaksi SMKN 1 Udanawu Purmasari masih bisa unggul sedang di display dan presentasi proposal masih tertinggal semoga menjadi pengalaman>

 

Dipublikasi di LAIN-LAIN, Uncategorized | Meninggalkan komentar

Format Analisis dan Penggunaan Buku Siswa Menata Barang Dagangan

Format Analisis dan Penggunaan Buku Siswa

 

JudulBuku                : Menata Barang Dagangan

Kelas/Semester     : XI / Semester Ganjil

Jenjang                      : XI

BAB/topik                 : Mendeskripsikan Pengertian Penataan Produk

 

Komponen Buku

Pemahaman Guru

Alasan

Solusi Yang disarankan Oleh Guru untuk Mengoptimalkan Buku Siswa

Ya

Tidak

·   Uraian Materi dan Aktivitas Belajar Siswa

Judul BAB/Topik telah mengacu pada pasangan KD ( yaitu KD pada KI-3 dan KD pada KI-4) yang harus dicapai oleh peserta didik.

 

Dalam KD. 3.1 Mendeskripsikan Pengertian dan macam-macam Penataan Produk dan KD 4.1 Mengelompokkan bentuk-bentuk penataan produk sedangkan judul hanya memuat pengertian penataan produk dan belum mencantumkan jenis-jenis penataan produk.

Sebaiknya dalam judul juga mencantumkan jenis-jenis penataan produk sesuai dengan tuntutan KD 3.1 dan KD 4.1

Tujuan pembelajaran pada BAB/Topik tersebut telah sesuai tuntutan KI-KD atau telah sesuai dengan hasil Penjabaran Tujuan Pembelajaran dari KI-KD, IPK dan Materi pembelajaran, meliputi tujuan pada ranah pengetahuan, keterampilan dan sikap.

 

Tujuan pembelajaran pada BAB I belum sesuai dengan tuntutan KD 3.1 , KD 4.1,   tujuan dan materi pembelajaran pada ranah sikap dan pengetahuan.

Contoh :

Kegiatan belajar 2, tujuan pembelajaran a sd c mengenai pengetahuan produk.

Kegiatan belajar 3, tujuan pembelajaran a sd b mengenai perlindungan konsumen.

Kegiatan belajar 4, tujuan pembelajaran a sd c mengenai Ruang lingkup dan kode etik APLI.

Kegiatan belajar 5, tujuan pembelajaran a sd d mengenai segmentasi pasar, target pasar dan positioning pasar.

Tujuan pembelajaran pada aspek sikap dan ketrampilan belum eksplisit di sampaikan.

Sebaiknya tujuan pembelajaran yang tidak ada hubunganya dengan pencapaian KD 3.1 dan KD 4.1 dihilangkan karena sudah termasuk dalam materi mapel lain. Kegiatan belajar 2 masuk pada mapel pengetahuan produk. Kegiatan belajar 3 dan 4 masuk pada mapel prinsip-prinsip bisnis ritail. Kegiatan belajar 5 masuk pada mapel analisa riset pasar, prencanaan pemasaran dan strategi pemasaran. Tujuan pembelajaran dalam ranah sikap dan ketrampilan perlu disampaikan.

Cakupan Materi pada BAB/Topik atau Sub BAB/Topik telah memenuhi kebutuhan pencapaian KI-KD, meliputi: kelengkapan, keluasan, dan kedalaman materi pada dimensi pegetahuan, dan cakupan dimensi keterampilan abstrak dan konkrit.

 

Kegiatan belajar 2 sd 5 banyak materi yang tidak sesuai dengan kebutuhan pencapaian KD 3.1 dan KD 4.1, sedangkan untuk pencapaian ranah ketrampilan KD 4.1 belum maksimal.

Sebaiknya untuk KD 4.1 tujuan pembelajaran lebik dimaksimalkan contoh menggunakan level ketrampilan yang lebih tinggi merancang dan melakukan praktek pendisplayan misal eksterior display.

Pendukung penyajian materi telah dberikan secara lengkap, meliputi pembangkit motivasi belajar, peta konsep, contoh-contoh soal latihan, dan soal latihan pada akhir bab.

 

Pendukung penyajian materi meliputi pembangkit motivasi belajar, peta konsep, contoh-contoh soal latihan, dan soal latihan pada akhir bab belum   dberikan secara lengkap.

 

 

Mungkin buku / modul Menata Produk, karangan Sutrisno dan Kusmawan Ruswandi terbitan Yudhistira dan Ekonomi untuk SMA dan MA, karangan Ismawanto, terbitan Departemen Pendidikan Nasional dapat dijadikan sebagai rujukan.

Penyajian materi pada BAB/Topik telah memfasilitasi pembelajaran dengan pendekatan saintifik (5M) dan menerapkan model pembelajaran berbasis kreatifitas, yaitu: Inquiry/

discovery/problem /project based learning. Dan pada setiap tahapan belajar telah dituangkan melalui Lembar Kerja Siswa (LKS).

 

Penyajian materi terlalu menekankan pada ranah pengetahuan, sehingga ketika penyusunan LKS jerja juga condong pada ranah pengetahuan.

Jika beberapa bagian ditambahkan materi pembelajaran praktek akan menjadi lebih baik walaupun tidak harus ketrampilan konkret.

 

Penilaian sikap dilakukan sebagai upaya mengembangkan sikap sosial dan sikap spiritual dalam rangka pengembangan nilai karakter bangsa.

 

Penilaian ranah sikap belum ada baik sikap spiritual maupun sosial.

Sebaiknya ada pembelajaran yang mengacu pembelajaran praktek untuk mencapai KD 4.1 misalnya mengambil salah satu jenis display (eksterior display) sehingga penilaian sikap bisa dilakukan.

Penilaian Pengetahuan pengetahuan dilakukan melalui tes tertulis, dan penugasan

 

 

–         

Penilaian kompetensi keterampilan meliputi keterampilan abstrak dan keterampilan konkret

 

Penilaian ranah ketrampilan belum ada baik ketrampilan abstrak maupun konkret yang ada baru ranah pengetahuan.

Sebaiknya ada pembelajaran yang mengacu pembelajaran praktek untuk mencapai KD 4.1 misalnya mengambil salah satu jenis display (eksterior display) sehingga penilaian ketrampilan menjadi mudah dilakukan.

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

HASIL UKG TAHUN 2015

Setelah beberapa minggu cemas, gelisah dan galau memikirkan UKG dengan konsekuensinya yang berbagai macam (yang paling jahat adalah hilangnya TPP dan cap Tidak Layak Menjadi Guru)

Sehingga berbagai meme lucu muncul untuk peredam gelisah guru diantaranya

MEME UKG AZIS

MEME UKG P MUR

 

Setelah UKG dilaksanakan ternyata tidak semenakutkan dibandingkan sebelumnya. Walaupun mungkin hasilnya untuk setiap  individu berbeda-beda, mulai yang puas sampai yang sangat tidak puas (kata teman saya “Muntah kalau ingat UKG” “Datang Kerjakan Lupakan”)

Bagaimana hasil UKG secara nasional :

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud, Sumarna Surapranata mengatakan, pemerintah melalui Kemendikbud  akan memberikan apresiasi kepada guru yang berhasil memperoleh hasil terbaik dalam uji kompetensi.

Di bawah ini kutipan info yang saya langsir dari news.okezone.com 

Menurut  Bapak Sumarna Surapranata, “Hingga saat ini ( 20-11-2015 ) ada guru di SMA di Papua Barat, Sorong, yakni pada mata pelajaran bahasa Jerman mendapat nilai 93,33, ada juga guru kimia SMA di Cirebon yang memperoleh nilai 96,67.Di Aceh juga ada guru matematika SMA yang dapat nilai 95” 

Berapa standar kelulusan/batas minimal nilai UKG 2015 

Sahabat, info yang santer bahwa standar minimal nilai UKG adalah 5,5 ( rentang nilai 0-10 ) atau 55 ( rentang nilai ( 0-100 ), namun sampai saat ini saya sendiri belum menmukan sumber yang jelas. Jika Anda mengetahui sumber yang akurat tentang info standar minimal nilai UKG 2015 adalah 5,5, tolong tulis di kolom komentar.

Sepengetahuanku infonya hanya standar minimal nilai rata-rata UKG 2015. Berikut infonya:

“Guru-guru akan dikelompokkan sesuai kemampuannya mengacu pada hasil ujian tersebut. Mereka yang meraih skor tinggi cukup mengikuti pembekalan wajib selama 4-10 jam. Sementara yang meraih skor kurang akan lebih banyak jumlah jamnya.
Sumarna menyebutkan, saat ini rata-rata nilai UKG 4,7. Target renstra tahun ini, kata dia, rata-rata nilai UKG 5,5. “Nanti tahun 2019 rata-rata kompetensi guru 8,0,” katanya.” ( sumber : Kemdikbud ) sumber : http://www.websitependidikan.com/2015/11/nilai-ukg-tertinggi-2015.html

 

Lalu sebenarnya apa sih kegunaan UKG, mungkin ini bisa memberi jawaban walaupun tidak memuaskan he he he

http://novehasanah.blogspot.co.id/2015/11/digunakan-untuk-apa-hasil-ukg-2015.html

Digunakan Untuk Apa Hasil UKG 2015?

UKG tahun 2015 ini mempunyai arti yang sangat penting bagi pembangunan pendidikan di Indonesia, khususnya untuk pembinaan guru agar menjadi lebih kompeten dan profesional dalam menjalankan tugasnya yang sangat penting itu.

Beberapa tahun sebelumnya, sebutlah tahun 2012, UKg pernah dilaksanakan dengan mencapai 1,6 juta guru yang mengikutinya. Kini di tahun 2015, UKG kembali digelar dengan tujuan yang lebih jelas dan terencana. Ketika tahun 2012 UKG (Uji Kompetensi Guru) dilakukan pada tempat-tempat Uji Kompetensi (TUK) yang tersebar di seluruh pelosok tanah air, banyak sekali kendala yang ditemukan mulai dari lemahnya jaringan internet dan fasilitas yang tersedia. Diharapkan pada tahun 2015 ini UKG dapat berjalan dengan lebih baik dengan menyasar lebih banyak guru.

 

Dalam rilisnya di situs gtk.kemdikbud.go.id, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan bahwa kalau tahun 2012 pelaksanaan UKG belum mempunyai arah yang jelas dan lebih digunakan sebagai ujicoba untuk memotret kondisi guru di tanah air, kini UKG tahun 2015 lebih seperti sensus di mana semua guru yang memiliki NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) akan mengikuti Ujian Kompetensi dimaksud. Tujuannyapun lebih jelas, yaitu, setelah diperoleh potret kompetensi pedagogik dan profesional masing-masing guru yang mengikuti UKG 2015, maka akan diberikan tindak lanjut berupa pelatihan sesuai dengan kondisi masing-masing guru (kebutuhan untuk pengembangan kompetensi mereka).

Para guru-pun yang semula cemas dengan dilaksanakan UKG 2015 karena telah dipatok rerata yang diharapkan pemerintah adalah 5,5 dan diduga berhubungan dengan pemberian tunjangan profesi. Memang benar pemerintah menargetkan rerata hasil UKG 2015 adalah 5,5. Tetapi tidaklah benar jika UKG 2015 akan dijadikan alasan untuk menghentikan pemberian tunjangan profesi bagi guru-guru yang telah memiliki sertifikat pendidik jika nilai hasil UKG mereka di bawah rerata atau jelek.

Hasil UKG 2015 justru akan digunakan untuk memperbaiki kualitas guru, di mana dari nilai yang dimiliki oleh masing-masing guru, maka pihak kemdikbud akan mempunyai suatu data yang bagus sebagai dasar untuk memberikan pendidikan dan pelatihan (diklat) yang sesuai dengan kebutuhan atau kelemahan masing-masing guru. Rencananya, diklat akan dibagi menjadi 10 grade berdasarkan nilai yang diperoleh guru. Setiap grade mencerminkan lamanya diklat dan kuantitas materi yang harus mereka kuasai agar kompetensi mereka menjadi lebih meningkat. Diklat itu nantinya akan disebut sebagai diklat pasca UKG. Jika guru dapat memiliki nilai yang bagus dan tinggi, tentunya kemdikbud akan memberikan reward yang sesuai.

Kemdikbud berharap pada akhir tahun 2019 mendatang, ketika UKG akan dilaksanakan setiap tahun secara rutin maka rata-rata nilai hasil UKG dapat mencapai rata-rata 8,0. Kini para guru sudah tidak perlu cemas karena tujuan UKG sangatlah bagus. Mari kita dukung pelaksanaan UKG 2015. Semoga sukses untuk meningkatkan kompetensi guru-guru di seluruh pelosok tanah air.

Demikian semoga ada manfaatnya.

Nuwun Wassalam

Dipublikasi di LAIN-LAIN | Meninggalkan komentar

Tabel 5. Analisis Keterkaitan Ranah Antara SKL, KI, dan KD untuk Mapel Menata Barang Dagangan

Tabel 5. Analisis Keterkaitan Ranah Antara SKL, KI,

dan KD untuk Mapel Menata Barang Dagangan

Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Kompetensi Inti Kelas XI Kompetensi Dasar Analisis dan Rekomendasi *)
Ranah Kualifikasi Kemampuan
Sikap Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri, dan bertanggung-jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 1.  Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

 

1.1  Memahami nilai-nilai keimanan dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya.

1.2  Mendeskripsikan kebesaran Tuhan yang menciptakan berbagai sumber energi di alam.

1.3  Mengamalkan nilai-nilai keimanan sesuai dengan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

KD 1.1  Memahami nilai-nilai keimanan berada pada gradasi(menerima) taksonomi Krathwohl (S1) belum sesuai dengan tuntutan KI-1.

Rekomendasi:

Rekomendasi: diperbaiki pada perumusan tujuan yang diikatkan pada KI 2 sebagai refleksi KI 1

KD 1.2  Mendeskripsikan kebesaran Tuhan, berada pada gradasi(menerima) taksonomi Krathwohl (S1) belum sesuai dengan tuntutan KI-1.

KD 1.3  Mengamalkan nilai-nilai keimanan, berada pada gradasi(mengamalkan) taksonomi Krathwohl (S5) sesuai tuntutan KI-1.

2.  Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

 

2.1.  Menunjukkan perilaku ilmiah (memilikirasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi.

2.2.  Menghargai kerja individu dan kelompokdalam aktivitas sehari-hari sebagaiwujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan.

KD 2.1  Menunjukkan perilaku ilmiah berada pada gradasi(mengamalkan) taksonomi Krathwohl (S5) sesuai tuntutan KI-2.

KD 2.2  Menghargai kerja individu dan kelompok berada padagradasi (mengamalkan) taksonomi Krathwohl (S5) sesuai dengan tuntutan KI-2.

Pengetahuan Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab serta dampak fenomena dan kejadian. 3.  Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.

 

3.1      Mendeskripsikan Pengertian dan macam-macam Penataan Produk

3.2      Mendekripsikan tujuan Penataan Produk

3.3      Mengklasifikasi Jenis-jenis Produk yang akan di display

3.4      Mengidentifikasi SOP penataan produk

3.5      Mengidentifikasi pelabelan produk

3.6      Melakukan Pengamatan berkala pada display

 

KD 3.1 dan KD 3.2 Mendeskripsikan (C2) termasuk pengetahuan (kognitif) berada pada taksonomi Bloom level pemahaman.

KD 3.3 Mengklasifikasikan (C3) termasuk pengetahuan (kognitif) berada pada taksonomi Bloom level mengaplikasikan.

KD 3.4 dan KD 3.5 yang sudah mencapai tingkat analisis C4 sesuai tuntutan KI-3.

KD 3.6 Melakukan (C3) termasuk pengetahuan (kognitif) berada pada taksonomi Bloom level mengaplikasikan.

Rekomendasi:

Kemampuan analisis (C-4) akan ditingkatkan pada KD.3.4 indikator RPP pengelolaan informasi digital merupakan bentuk pengetahuan.

 

Susunan KD perlu disesuaikan mengidentifikasi pelabelan produk sebaiknya disampaikan sebelum mengidentifikasi SOP penataan produk

Rekomendasi :

Susunan KD dirubah 3.4 Mengidentifikasi pelabelan dan 3.5 Mengidentifikasi SOP penataan produk

 

Secara umum dalam penataan barang dagangan, produk dibagi dalam 3 kategori yaitu produk supermarket, produk fashion dan produk fresh.

Rekomendasi :

KD 3.3 sampai dengan KD 3.5 disesuaikan dengan jenis produknya, untuk kelas XI produk supermarket sedangkan kelas XII produk fashion dan produk fresh.

Keterampilan Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret sebagai pengembangan dari yang dipelajari di sekolah secara mandiri. 4.  Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. 4.1    Mengelompokkan bentuk-bentuk penataan produk

4.2    Mengevaluasi tujuan penataan produk

4.3    Melakukan pengelompokkan jenis-jenis prodak yang di display

4.4    Mendisplay produk sesuai SOP perusahaan

4.5    Melakukan proses pelabelan produk

4.6    Menyusun kembali penataan prodak sesuai dengan SOP perusahaan

 

KD 4.1, KD 4.2 dan KD 4.3 mengelompokkan termasuk keterampilan kesiapan (set) memilah dan mengidentifikasi kan

KD 4.4 dan KD 4.5 Mendisplay dan Melakukan setara dengan gradasi membiasakan gerakan (Simpson) atau manipulasi (Dave)

KD 4.6 Menyusun kembali sesuai dengan tingkatan ranah penyesuaian (adaptation) dari Sympson dan Perangkaian (Articulation) dari Dave

*)  Diisi dengan taksonomi dan gradasi hasil belajar, jika KD tidak terkait dengan KI maka dikembangkan melalui tujuan pembelajaran dan atau indikator pencapaian kompetensi.

*)  Hasil analisis digunakan untuk mengerjakan pemaduan model pembelajaran dan pendekatan saintifik.

*) Analisis dilakukan pada tingkat mata pelajaran.

Keterangan:

  1. SKL dikutip dari Permendikbud Nomor 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan.
  2. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar dikutip dari PermendikbudNomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum SMK/MAK dan lampirannya.
  3. Analisis diisi dengan hasil analisis taksonomi dan gradasi hasil belajar. Jika KD tidak terkait dengan KI maka dikembangkan melalui tujuan pembelajaran dan atau indikator pencapaian kompetensi.

 

 

Dipublikasi di KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN | Meninggalkan komentar

Tabel 5. Analisis Keterkaitan Ranah Antara SKL, KI, dan KD untuk Mapel Menata Barang Dagangan

Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
Ranah : Sikap

Kualifikasi Kemampuan : Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri, dan bertanggung-jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

Kompetensi Inti Kelas XI:
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

Kompetensi Dasar :
1.1 Memahami nilai-nilai keimanan dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya.
1.2 Mendeskripsikan kebesaran Tuhan yang menciptakan berbagai sumber energi di alam.
1.3 Mengamalkan nilai-nilai keimanan sesuai dengan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Analisis dan Rekomendasi *) :
KD 1.1 Memahami nilai-nilai keimanan berada pada gradasi(menerima) taksonomi Krathwohl (S1) belum sesuai dengan tuntutan KI-1.
Rekomendasi:
Diperbaiki pada perumusan tujuan yang diikatkan pada KI 2 sebagai refleksi KI 1
KD 1.2 Mendeskripsikan kebesaran Tuhan, berada pada gradasi(menerima) taksonomi Krathwohl (S1) belum sesuai dengan tuntutan KI-1.
KD 1.3 Mengamalkan nilai-nilai keimanan, berada pada gradasi(mengamalkan) taksonomi Krathwohl (S5) sesuai tuntutan KI-1.

Kompetensi Inti Kelas XI:
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

Kompetensi Dasar :
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (memilikirasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi.
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompokdalam aktivitas sehari-hari sebagaiwujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan.

Analisis dan Rekomendasi *) :
KD 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah berada pada gradasi(mengamalkan) taksonomi Krathwohl (S5) sesuai tuntutan KI-2.
KD 2.2 Menghargai kerja individu dan kelompok berada padagradasi (mengamalkan) taksonomi Krathwohl (S5) sesuai dengan tuntutan KI-2.

Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
Ranah : Pengetahuan

Kualifikasi Kemampuan : Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab serta dampak fenomena dan kejadian.

Kompetensi Inti Kelas XI:
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.

Kompetensi Dasar :
3.1 Mendeskripsikan Pengertian dan macam-macam Penataan Produk
3.2 Mendekripsikan tujuan Penataan Produk
3.3 Mengklasifikasi Jenis-jenis Produk yang akan di display
3.4 Mengidentifikasi SOP penataan produk
3.5 Mengidentifikasi pelabelan produk
3.6 Melakukan Pengamatan berkala pada display

Analisis dan Rekomendasi *) :
KD 3.1 dan KD 3.2 Mendeskripsikan (C2) termasuk pengetahuan (kognitif) berada pada taksonomi Bloom level pemahaman.
KD 3.3 Mengklasifikasikan (C3) termasuk pengetahuan (kognitif) berada pada taksonomi Bloom level mengaplikasikan.
KD 3.4 dan KD 3.5 yang sudah mencapai tingkat analisis C4 sesuai tuntutan KI-3.
KD 3.6 Melakukan (C3) termasuk pengetahuan (kognitif) berada pada taksonomi Bloom level mengaplikasikan.
Rekomendasi:
Kemampuan analisis (C-4) akan ditingkatkan pada KD.3.4 indikator RPP pengelolaan informasi digital merupakan bentuk pengetahuan.

Susunan KD perlu disesuaikan mengidentifikasi pelabelan produk sebaiknya disampaikan sebelum mengidentifikasi SOP penataan produk
Rekomendasi :
Susunan KD dirubah 3.4 Mengidentifikasi pelabelan dan 3.5 Mengidentifikasi SOP penataan produk

Secara umum dalam penataan barang dagangan, produk dibagi dalam 3 kategori yaitu produk supermarket, produk fashion dan produk fresh.
Rekomendasi :
KD 3.3 sampai dengan KD 3.5 disesuaikan dengan jenis produknya, untuk kelas XI produk supermarket sedangkan kelas XII produk fashion dan produk fresh.

Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
Ranah : Keterampilan

Kualifikasi Kemampuan : Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret sebagai pengembangan dari yang dipelajari di sekolah secara mandiri.

Kompetensi Inti Kelas XI:
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

Kompetensi Dasar :
4.1 Mengelompokkan bentuk-bentuk penataan produk
4.2 Mengevaluasi tujuan penataan produk
4.3 Melakukan pengelompokkan jenis-jenis prodak yang di display
4.4 Mendisplay produk sesuai SOP perusahaan
4.5 Melakukan proses pelabelan produk
4.6 Menyusun kembali penataan prodak sesuai dengan SOP perusahaan

Analisis dan Rekomendasi *) :
KD 4.1, KD 4.2 dan KD 4.3 mengelompokkan termasuk keterampilan kesiapan (set) memilah dan mengidentifikasi kan
KD 4.4 dan KD 4.5 Mendisplay dan Melakukan setara dengan gradasi membiasakan gerakan (Simpson) atau manipulasi (Dave)
KD 4.6 Menyusun kembali sesuai dengan tingkatan ranah penyesuaian (adaptation) dari Sympson dan Perangkaian (Articulation) dari Dave

Dipublikasi di KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN | Meninggalkan komentar